Ketik disini

Headline Metropolis

Lurah Cekcok Gara-gara Sampah

Bagikan

MATARAMA�– Baru genap satu minggu di tahun 2017, wilayah Kota Mataram kembali menghadapi persoalan sampah. Minimnya tempat pembuangan sementara (TPS) dan kesadaran warga dengan pola waktu buang sampah di beberapa tempat kerap memicu kericuhan.

Kemarin (6/1), Lurah Babakan Abdul Rauf sampai cekcok dengan warga dari luar Kelurahan Babakan. Itu setelah ia dengan tegas mengusir beberapa orang yang mengangkut sampah bekas perantingan pohon ke TPS-nya.

a�?Tadi ada beberapa orang datang buang sampah ke sini, saya tegas minta mereka angkut lagi. Karena ini bukan TPS umum,a�? kata Abdul Rauf.

Awalnya, beberapa orang yang diceritakan bertelanjang dada itu menolak mengangkut lagi sampah yang dibuangnya. Hingga membuat ia pun sempat bersitegang. Akhirnya, mereka mengalah. Mereka mengangkut lagi sampah yang sudah dibuangnya di TPS tersebut.

a�?Tapi tidak diangkut semua. Mereka bilang, ada truk lain yang buang kesini dan bukan menjadi tanggung jawab mereka,a�? tuturnya.

Sebenarnya, lanjut Rauf, ia tidak mempermasalahkan jika sampah itu dibuang pada jam yang telah ditentukan. Dari pukul 6 sore sampai 7 pagi. Tetapi mereka membuang sampah tersebut di luar ketentuan. Akibatnya, TPS yang selama ini selalu bersih, kotor kembali. Bahkan dari penuturannya, sampah yang dibuang ke TPS itu berceceran hingga ke badan jalan dan lahan persawahan.

a�?Kemarin ada yang terjatuh dari sepeda motor karena tergelincir sampah,a�? bebernya.

Hal itulah yang tidak diinginkan lagi. Pola buang sampah dengan layanan dari pukul 6 sore sampai 7 pagi sudah dipatuhi dengan baik oleh warga sekitar. Tetapi ada beberapa orang di luar kawasan wilayah Babakan rupanya ingin merusak ritme yang sudah terpola dengan baik.

a�?Jadi saya ingin tegaskan, saya menolak ada warga luar Babakan yang buang sampah ke sini,a�? tegasnya.

Suasana panas yang sempat terjadi antara Abdul Rauf dengan warga luar Babakan itu sampai membuat Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarkat (FKDM) Kelurahan Babakan Musawir, ikut keluar menenangkan. Senada dengan Rauf, dirinya juga menolak ada warga luar buang sampah ke TPS Babakan.

a�?Tadi saya lihat pak lurah sampai dikerubungi,a�? terangnya.

Pesoalan sampah di TPS Babakan memang sudah lama jadi keluhan warga. Selain ukurannya yang kecil, posisinya yang persis di pinggir jalan dan luberan sampah sampai mencaplok lahan pertanian warga, kerap menimbulkan protes.

a�?Pemilik sawah sampai protes. Katanya sawahnya tertimbun sampah. Jadi kalau sampahnya banyak ya silahkan dibuang ke TPA,a�? pintanya. (zad/r3)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka