Ketik disini

Tanjung

Pelayanan RSUD Tanjung Terancam Terganggu

Bagikan

TANJUNG – Beberapa rumah sakit swasta di Mataram A�tidak lagi menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun, masyarakat Lombok Utara pemegang kartu BPJS Kesehatan tidak perlu khawatir. Karena RSUD Tanjung masih melayani pasien BPJS.

RSUD Tanjung sudah melaksanakan perpanjangan kontrak kerja sama dengan pihak BPJS Kesehatan. a�?Perpanjangan kontrak sudah dibahas, tinggal ditandatangani,a�? ujar Direktur RSUD Tanjung H. Lalu Bahrudin, kemarin (6/1).

Bahrudin mengungkapkan tahun ini, berdasarkan pertemuan dengan BPJS beserta rumah sakit swasta beberapa waktu lalu, akan ada perubahan biaya per 26 Januari mendatang. a�?Rumah sakit swasta yang ada di NTB sampai saat ini belum berani menerima pasien BPJS. Sedangkan, rumah sakit pemerintah harus mengikutinya,a�? katanya.

RSUD Tanjung sendiri mengalami hal yang sama seperti rumah sakit pemerintah lainnya terkait pembayaran klaim. Di mana pembayaran klaim dari Oktober hingga Desember belum dibayar oleh BPJS Kesehatan. Nilainya mencapai miliaran rupiah.

Hal ini katanya, disebabkan adanya perubahan INA-CBGs atau sistem pembayaran dengan sistem paket dari BPJS Kesehatan. Ini berdasarkan penyakit yang diderita pasien.

Untuk pembayaran klaim tergantung verifikasi dari BPJS. Kalau sudah selesai diverifikasi selambat-lambat 15 hari sudah dibayar setelah diklaim. a�?Tapi sampai sekarang belum ada. Kita berharap jangan sampai lewat Februari,a�? ungkapnya.

Meskipun klaim terlambat dibayar, tetapi tidak berpengaruh terhadap pelayanan. Tapi, jika pembayaran akan dilakukan pada pertengahan tahun, maka akan sangat berimbas terhadap pelayanan. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar pihak BPJS menyegerakan melakukan pembayaran klaim. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka