Ketik disini

Giri Menang

Warga Keluhkan Kenaikan Biaya Samsat

Bagikan

GIRI MENANG – Kenaikan biaya pengurusan surat-surat kendaraan dikeluhkan masyarakat Lombok Barat (Lobar). Kenaikan tarif hingga 300 persen tersebut benar-benar memberatkan mereka.

Saa��al, salah seorang warga asal Gerung yang dijumpai mengurus STNK di Kantor Samsat Gerung, Kecamatan Gerung kemarin menilai langkah pemerintah menaikkan tarif tersebut terkesan tergesa-gesa. Sebab tanpa pemberitahuan dan sosialisasi sebelumnya.

a�?Ini kita baru tahu ada kenaikan. Pas bayar hari ini,a�? akunya.

Ia mengaku kecewa atas kebijakan tersebut. Menurutnya, ini bukan waktu yang tepat untuk menaikan tarif surat-surat kendaraan bermotor. Karena disisi lain terjadi lonjakan harga pada sejumlah kebutuhan pokok di pasar.

warga lainnya H Nasib menilai kenaikan tarif ini jelas akan sangat membebani masyarakat. Khususnya masyarakat menengah ke bawah.

Namun mau tidak mau, H Nasib mengaku tetap menerima kehadiran tarif baru ini.

a�?Karena kita hanya rakyat kecil. Mau protes juga percuma, jadi mau tidak mau terima saja,a�? sindirnya.

Meski demikian, ia berharap pemerintah mengkaji kembali kebijakan tersebut. Kalaupun tetap naik, setidaknya ia menginginkan kenaikan tarif tidak sampai 300 persen seperti yang terjadi sekarang.

Adapun kenaikan tarif ini terjadi pada penerbitan STNK roda 2 dan roda 3. Baik A�STNK membuat baru maupun STNK yang diperpanjang. Tarif awal, Rp 50 ribu naik menjadi Rp 100 ribu.

Sedangkan kendaraan roda 4 atau lebih dari tarif awal Rp 75 ribu menjadi Rp 200 ribu. Selain itu, ada penambahan biaya untuk pengesahan STNK yakni sebesar Rp 25 ribu untuk rodaA� 2 dan roda 3, serta Rp 50 ribu untuk roda 4.

Biaya BPKB pun naik. BPKB baru ataupun ganti kepemilikan, untuk roda 2 dan roda 3 meningkat dari sebelumnya Rp 80 ribu menjadi Rp 225 ribu. Sedangkan kendaraan roda 4 atau lebih, naik tiga kali lipat lebih dari sebelumnya Rp 100 ribu menjadi Rp 375 ribu.

Hari ini (kemarin, Red) adalah hari pertama mulai berlakunya tarif baru STNK dan BPKB. Aturan baru soal Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) telah diaturA�dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016.

Sementara itu Kepala Samsat Kecamatan Gerung belum bisa dikonfirmasi terkait kenaikan ini.A� (zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka