Ketik disini

Sportivo

Keputusan Andy Dipertanyakan

Bagikan

MATARAM – KONI NTB sudah resmi menghapus dana kehormatan. Keputusan itu diambil saat rapat internal, Rabu (4/1) lalu. Namun, keputusan itu masih menyisakan pertanyaan.

Salah satunya Dewan Kehormatan KONI NTB H MNS Kasdiono. Dia mempertanyakan alasan penghapusan dana kehormatan tersebut.

a�?Jika dana kehormatan itu dihapus atas dasar efisiensi anggaran, saya sangat setuju,a�? tegasnya.

Namun, Kasdiono menyarankan dana kehormatan itu harus dituangkan dalam aturan KONI NTB. Karena, penghapusan itu masih sifatnya kabur jika tidak dimasukan dalam aturan. a�?Sekarang ini kan baru agenda saja akan menghapus. Bagaimana pengaplikasiannya. Apakah dijalankan atau tidak. Itu yang menjadi pertanyaan,a�? ungkapnya.

Sekarang ini, kategori anggota yang tidak mendapatkan dana kehormatan itu seperti apa. a�?Belum dijelaskan sama sekali,a�? bebernya.

Kasdiono mencontohkan, kalau ada event yang melibatkan anggota KONI, apakah tidak mereka akan memberikan dana kehormatan atau tidak. a�?Itu masih dipertanyakan. Kalau misalkan pengurus mendapatkan dana, berapa besarannya,a�? tanyanya.

Jika besaran honor pengurus KONI yang terlibat dalam suatu event terlalu besar, Kasdiono menilai sama saja dengan menggelontorkan dana kehormatan. Hitungannya dana kehormatan yang didapatkan saat ini Rp 700 ribu per bulan. Sementara sekali event honor pengurus bisa Rp 1,5 juta. a�?Itu sama saja tidak menghapus dana kehormatan,a�? tegasnya.

Kasdiono menekankan KONI NTB harus transparan dalam memberikan honor kepada pengurus KONI yang mendapatkan honor pada pelaksanaan event. (arl/r10)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka