Ketik disini

Kriminal

Polda NTB Hentikan Kasus Gedung TES

Bagikan

MATARAM – Penyelidikan dugaan korupsi gedung Tempat Evakuasi Sementara (TES) Tsunami, di Kabupaten Lombok Utara (KLU) akhirnya dihentikan. Keputusan yang dikeluarkan penyelidik Subdit III Ditreskrimsus Polda NTB menyusul hasil ekspose tim ahli dari Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya (ITS).

a�?Perkara dugaan korupsi gedung TES, sudah dihentikan,a�? kata Kabidhumas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti, kemarin (9/1).

Alasannya, polisi mengaku kekurangan bukti untuk melanjutkan penanganan perkara. Atas dasar itu, polisi memutuskan untuk menghentikan pada tahap penyelidikan.

a�?Kalau ada bukti lain, bisa kita lanjutkan lagi,a�? ujarnya.

Kasus yangA� mencuat 2015 lalu sempat mengalami kendala dengan perhitungan tim ahli. Yakni untuk menghitung dugaan kerugian negara pada A�konstruksi bangunannya. Sehingga, tim mencoba untuk bekerjasama dengan tim ahli dari Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Yang menjadi titik fokus dalam pemeriksaan ahli, terletak pada kesesuaian spesifikasi bangunan dengan data yang sudah ditelaah. Selain tim ahli, penyelidik juga telah mengklarifikasi sejumlah pihak yang berkaitan dengan pembangunan gedung empat lantai itu. Baik itu dari kontraktornya maupun dari saksi lainnya.

Kemudian yang bertindak sebagai pelaksana proyek gedung berdaya tampung 3 ribu jiwa itu adalah PT Waskita Karya. Pembangunan tersebut dimulai Agustus 2014. Sementara itu, dana yang digelontorkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)A�mencapai Rp 21 miliar.

Namun saat disinggung mengenai hasil perhitungan tim ahli, Tri Budi mengaku tidak mengetahui secara detail. Termasuk apakah hasil tim ahli yang kemudian menjadi rujukan penyelidik untuk menghentikan perkara itu.

a�?Intinya hasil itu dan bukti-bukti lain, tidak menguatkan untuk melanjutkan kembali penyelidikan,a�? tandasnya. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka