Ketik disini

Sportivo

Adi-Rani Matangkan Persiapan

Bagikan

MATARAM – Pasangan pedansa cilik NTB I Wayan Adi Purana Sanjaya dan Ni Nyoman Ivana Maharani terus mematangkan persiapan. Kini pasangan adik-kakak itu mempersiapkan diri menuju Hongkong International Dance akhir Februari mendatang.

Ketua Pengprov Ikatan Olahraga Dance Indonesia (IODI) NTB Dewa Made Wija mengatakan, kemampuan Adi-Rani sudah semakin meningkat. Menurutnya, power dan penghayatan mereka sudah terlihat. a��a��Perkembangannya kita lihat terakhir pada New Year Cup Championship Minggu (8/1) lalu,a�? kata Wija, kemarin (10/1).

Pada kejuaraan yang diikuti para pedansa Lombok itu, Adi-Rani menunjukkan kemampuan terbaiknya. a�?Mereka mengalahkan beberapa seniornya,a�? tutur Wija.

Menghadapi kejuaraan internasional di Hongkong, Adi-Rani sudah mempersiapkan diri bersama pelatih asal Italia, Damiano. a�?Mereka sudah bisa menyerap beberapa teknik dasar,a�? jelasnya.

Mereka latihan empat kali seminggu, yakni Jumat dan Minggu di Hotel Puri Mas. a�?Jumat mereka latihan pagi dan sore. Kalau Minggu mereka latihan pagi dan malam,a�? ujarnya.

Wija mengatakan, pelatih asal Italia itu membimbing Adi-Rani hanya beberapa minggu. Namun, saat ini, pasangan pedansa cilik itu dilatih Marcel. a�?Kebetulan Pak Marcel yang memiliki Hotel Puri Mas. Jadi mereka langsung dilatih di sana,a�? ucapnya.

Manajer Hotel Puri Mas itu juga mengatakan, kemampuan yang dimiliki mereka saat ini akan menjadi bekal untuk menghadapi beberapa event internasional. a�?Selain di Hongkong, mereka juga akan disiapkan untuk menghadapi Lombok International Dance Juni mendatang,a�? jelasnya.

Dia berharap, di Hongkong nanti, pasangan Adi-Rani bisa mengharumkan nama Indonesia. a�?Saya yakin mereka pasti bisa berprestasi dan memberikan hasil yang terbaik,a�? ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI NTB Andy Hadianto terkesima melihat penampilan Adi-Rani di Kejuaraan New Year Cup Championship, Minggu lalu. Menurutnya, kemampuan mereka semakin meningkat dari sebelumnya. a�?Mungkin karena pembinaan mereka yang terorganisir,a�? tuturnya.

Andy mengatakan, pembinaan yang dilakukan IODI NTB saat ini patut ditiru cabang olahraga lain. Karena, mereka mampu berdiri sendiri untuk membina atlet. a�?Mereka membawa atletnya ke Belanda dan Australia untuk mengasah kemampuan. Cabor yang lain belum ada yang sampai seperti itu,a�? sebutnya. (arl/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka