Ketik disini

Headline Sportivo

Pelatih Motocross Tagih Janji IMI NTB

Bagikan

MATARAM – Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB mendapatkan kritikan pedas dari pelatih motocross NTB. Mereka dianggap tidak konsisten dengan janjinya untuk membangun sirkuit. “Katanya mau membangun sirkuit yang bertaraf internasional. Tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya,” keluh pelatih motocross A�Yunisar Untarto, kemarin (11/1).

Saat ini dirinya yang melatih anaknya Nakami Vidi Makarim menggunakan arena yang terbuat dari batang pohon kelapa. Tempat latihan seperti itu, layaknya disebut sebagai medan terabas. “Syukur dia ada tempat latihan. Meskipun tidak standar,”jelasnya.

Meski terlihat berbahaya, Nakami tidak pernah mengeluh. Dia terus berlatih meski terhalang pohon-pohon kelapa. “Kita tidak ada pilihan lagi. Ya latihannya di sini mas. Kita tidak punya lintasan,” keluh pria yang karib disapa Uun itu.

Meski bertahun-tahun berlatih dan mengembangkan potensi di lintasan yang tidak layak, Nakami bisa memberikan prestasi bagi NTB. “Kami tunjukkan dengan prestasi,” imbuh Uun.

Pria gondrong itu berharap, aspirasiny bisa didengar A�IMI NTB dan pemerintah. “Saya ini berucap seperti ini mewakili suara para pecinta motocross A�di Lombok,” ujarnya.

Menurutnya, potensi pembalap motocross di NTB tidak kalah dengan pembalap daerah lain. Buktinya beberapa pembalap asal Lombok dicomot daerah lain.

Contohnya, Alexander Wiguna yang saat ini pindah memperkuat Pengprov IMI Subang, Jawa Barat. Ditambah pada era 90-an Jhoni Pranata yang sudah membela pengprov IMI Jawa Timur. “Seharusnya IMI NTB juga mengevaluasi, mencari solusi, dan mengambil pelajaran terhadap kasus yang sudah ada,” bebernya.

Sekarang saja, kata Uun, Nakami ditawarkan untuk membela Pengprov IMI Jawa Barat. “Tapi, kami masih berusaha untuk tetap bertahan membawa nama Lombok NTB,” pungkasnya.

Sementara, Ketua IMI NTB Nur Haedin yang hendak dikonfirmasi belum bisa dihubungi. Ketika didatangi di kantornya, dia diinformasikan sedang berada di luar. Selanjutnya, dihubungi via telephone, panggilannya dialihkan. (arl/r10)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka