Ketik disini

Selong

Jangan Biarkan Pungli Mendarah Daging!

Bagikan

SELONG – Aksi Pungutan Liar (Pungli) menjadi salah satu ancaman yang meresahkan masyarakat. Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Lombok Timur (Lotim) yang telah dibentuk kemarin (12/1) dikukuhkan di Aula Pendopo Bupati Lotim. Kehadiran Tim Saber Pungli diharapkan mampu memberantas maraknya aksi Pungli yang telah mendarah daging.

“Dengan adanya tim Saber Pungli ini kita semua berharap pemberantasannya bisa lebih terstruktural dan terencana,” kata Bupati Lotim Ali BD kemarin saat mengukuhkan tim Saber Pungli kemarin (12/1).

Namun demikian, Ali BD meminta tim saber Pungli harus bisa membedakan aksi pungli dengan tips. Karena pemberian tips dijelaskannya berbeda dengan Pungli. Dimana di sejumlah negara maju tips masih berlaku hingga saat ini.

“Kalau Pungli itu ada kaitannya dengan aparatur pelayanan pemerintahan. Ini yang harus dipahami,” tegasnya.

Pungli menurut Ali BD merupakan anak kandung dari korupsi. Untuk memberantas Pungli ini dibutuhkan upaya ekstra dari para petugas. Apalagi, dengan adanya petugas saber Pungli, Ali BD memperkirakan para pelaku Pungli ini akan terus mengembangkan ilmunya untuk bisa melakukan aksi Pungli.

“Kalau ini terjadi (cara pungli berkembang, Red) berarti kita juga telah memberikan sumbangsih para pungli untuk mengembangkan caranya,” terangnya. “Saya harap para pelaku pungli di Lombok Timur ini tidak terlalu pandai seperti yang kita khawatirkan,” sambungnya.

Tim saber Pungli Lotim diketuai oleh Wakapolres Lotim Kompol Nanang Budi Santosa. Dengan Penanggung jawab Bupati Lotim Ali BD dengan Tim Asistensi Kapolres Lotim, Dandin 1615 Lotim, Kajari Selong, Ketua Pengadilan Negeri Selong dan Sekda Lotim.

Ketua Pengadilan Negeri Selong, Suprapti menjelaskan untuk mengantisipasi adanya aksi Pungli, pihaknya sudah menyiapkan layanan satu pintu. Dimana, semua masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak perlu melakukannya di ruang terpisah. “Sekarang semuanya cukup di satu ruangan saja. Semua proses pembayaran dan pelayanan lebih transparan,” tandasnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka