Ketik disini

Selong

Ridatul Yasa, Janjikan Keterbukaan Informasi bagi Warga Lotim

Bagikan

Sebagai daerah yang masih tertinggal, Lombok Timur (Lotim) masih minim infrastruktur komunikasi dan informasi. Selain itu keterbukaan informasi publik dianggap masih rendah. Inilah yang mendorong lahirnya Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian di kabupaten ini.

***

KEBERADAAN dan penguasaan teknologi informasi bagi suatu daerah dewasa ini dirasa sangat penting. Terlebih bagi daerah dengan jumlah penduduk besar seperti Lotim. Pemanfaatan teknologi informasi untuk memaksimalkan pelayanan publik dirasa penting.

Karena itulah Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian yang baru saja dibentuk mempunyai tugas berat. Tidak hanya menyebarkan informasi namun sebagai regulator dalam layanan komunikasi bagi masyarakat.a�?Karena ketika masih menjadi bagian di Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi, fokusnya selama ini mungkin hanya di perhubungannya,a�? kata Kepala Dinas Komunikasi Indormasi dan Persandian H Ridatul Yasa kepada Lombok Post.

H Ridatul Yasa diamanahkan menjadi pimpinan baru di OPD baru ini. Pria yang sebelumnya menjadi Sekretaris di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini bukan orang yang baru di bidang informasi dan komunikasi. Karena sebelumnya ia pernah menjabat Kabag Humas Setda Lotim.

a�?Bedanya, kalau di Humas informasi yang kami sampaikan itu kan terkait kebijakan pemerintah. Sementara ini nanti ruang lingkupnya adalah seluruh Lotim,a�? jelas pria ini.

Kehadiran teknologi diungkapkan Yayak, sapaan akrabnya akan benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang pembangunan daerah. Setiap SKPD diharuskan memanfaatkan teknologi informasi menunjang kinerjanya. Misalnya saja dengan menyediakan data terpadu, terupdate, dan terpercaya untuk bisa diakses oleh pimpinan daerah serta masyarakat.

a�?Jadi ketika ada sesuatu informasi yang dibutuhkan pimpinan untuk diketahui atau oleh masyarakat, mereka bisa langsung mendapatkan aksesnya tanpa harus ribet atau susah. Misalnya informasi terkait pelayanan publik atau pencapaian di sebuah SKPD,a�? lanjutnya.

Konsepnya nati, bisa melalui website terpadu hingga feature teknologi informasi lainnya. Semua SKPD harus mau memanfaatkan keberadaan dinas ini demi kemajuan mereka. Tak ada informasi penting yang ditutup-tutupi seperti yang banyak terjadi selama ini. Demi membangun kepercayaan masyarakat atas pemerintahan yang transparan dan akuntabilitas.A�Tak hanya itu, Yayak juga mengaku nantinya di setiap desa akan disuguhkan dengan keterbukaan teknologi informasi bagi publik. a�?Kami siap membuat seluruh desa yang ada di Lotim menjadi desa terang benderang dengan informasi,a�? jelasnya.

Seperti halnya di SKPD, nantinya pemerintah desa juga dituntut untuk bisa memanfaatkan teknologi informasi dalam melaksanakan tugasnya. Setiap program serta capaian sebuah desa bisa diinformasikan kepada masyarakat dan pimpinan kepala daerah. Sehingga, keberadaan suatu desa tetap terpantau progres pembangunan serta potensinya. Terlebih terkait penggunaan dana desa.A�a�?Sehingga tidak ada lagi kecurigaan masyarakat bahwa ada penyalahgunaan dana atau kewenangan pemerintah desa. Setiap desa juga bisa menunjukkan potensinya dan menginformasikannya kepada seluruh masyarakat nusantara bahkan dunia,a�? beber Yayak. (HAMDANI WATHONI, Selong/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys