Ketik disini

Metropolis

Asyik, Pekan Depan Beroperasi Lagi

Bagikan

MATARAM – Dalam rangka menciptakan ketertiban dan kenyamanan bagi penumpang, Dinas Perhubungan NTB bersama para operator taksi di NTB membuat kesepakatan bersama. Diantaranya, melarang para pengemudi dari masing-masing operator taksi melakukan kontak fisik atau bentrok di lapangan.

Jika terjadi kesalahpahaman antar sopir mereka diminta selesaikan di kantor perusahaan atau melaporkan ke perusahaan operator masing-masing. Ini agar tidak berkelahi langsung di lapangan. a�?Pokoknya tidak boleh sampai kontak fisik,a�? tegas Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Bayu Windya, kemarin (13/1).

Ia mengatakan, kesepakatan ini sesuai hasil rapat koordinasi angkutan umum tidak dalam trayek yang diadakan Kamis (12/1). Beberapa operator taksi yang hadir menyepakatinya adalah Rangga Taksi, Taksi Lombok Biru, Taksi Kotama, Lombok Taksi, dan Lendang Karun Expres.

Kesepakatan ini dibuat karena di lapangan sering kali terjadi gesekan antar sopir untuk memperebutkan penumpang. Menurutnya, kondisi ini tidak baik bagi dunia transportasi NTB ke depan. Selain itu bisa merusak citra pariwisata NTB secara umum. a�?Kita harus cerdas jadi bangsa, jangan parang saja, itu peradaban rendah,a�? katanya.

Selain larangan kontak fisik, kesepakatan juga mengatur agar sopir menghargai perjanjian yang dibuat perusahaan taksi dengan otoritas wilayah tertentu seperti mall, hotel, bandara, area publik dan sebagainya. Perusahaan yang sudah mengikat kontrak wajib melaporkan ke dinas dan pihak terkait.

a�?Apabila perusahaan taksi melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan ini maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku,a�? jelasnya.

Sementara terkaitA� Bus Rapid Transit (BRT), masih sedang dicarikan solusi terbaik. Ia berharap semua pihak jangan menutup diri, mengepalkan tangannya pada yang lain. Bemo kuning, BRT dan pemerintah harus sama-sama bisa saling terbuka. Harus mau menerima masukan.

Ia menargetkan, dalam seminggu ke depan BRT akan bisa beroperasi lagi di Mataram.A� a�?Insya Allah minggu depan,a�? katanya.

Ia menegaskan, bahwa transportasi ini dibutuhkan masyarakat. Selain itu dia juga menegaskan bahwa tidak ada pihak yang di anak tirikan. Bemo kuning dan BRT akan diatur agar tidak saling gesek di lapangan. a�?Kita sudah ada solusinya,a�? ujar Bayu. (ili/r7)A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys