Ketik disini

Kriminal

Lagi, Pak JK Masuk Penjara

Bagikan

MATARAM – JK (inisial, Red) tak kapok berurusan dengan aparat hukum. Buktinya, pria yang tinggal di Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, ditangkap petugas BNN NTB, karena diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu.

Empat bulan lalu, JK baru saja menghirup udara bebas, usai menjalani hukuman selama 1,5 tahun karena terlibat penyalahgunaan narkoba. Namun, hukuman tersebut tidak membuatnya jera. Rabu lalu (11/1), JK kembali ditangkap BNN.

A�a�?(JK) Ditangkap di rumahnya di Karang Bagu,a�? kata Kepala BNN NTB Brigjen Pol Sukisto, kemarin (13/1).

Dalam penangkapan itu, petugas menemukan lima klip plastik bening yang berisi sabu. Empat poket ditemukan petugas di dalam jok sepeda motor yang terparkir di luar rumah. Satu poket lainnya berada di dompet JK.

a�?Total beratnya itu 4,54 gram,a�? beber Sukisto.
Selain sabu, petugas juga menyita uang tunai Rp 31,2 juta yang diduga hasil penjualan narkotika. Ada juga alat hisap dan klip plastik yang akan digunakan untuk mengemas sabu.

Disinggung adanya kemungkinan JK menjalani bisnis peredaran narkotika dari dalam penjara, Kabid Pemberantasan AKBP Denny Priadi mengatakan tak ingin berspekulasi. Pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap seluruh modus yang dilakukan pelaku.a�?Itu sedang kita dalami ya,a�? ujarnya.

BNN Musnahkan Tujuh Kilo Ganja

Sementara itu, di waktu yang bersamaan, BNN NTB memusnahkan tujuh kilogram ganja. Barang bukti ganja itu, merupakan hasil penangkapan petugas akhir tahun lalu.

Pemusnahan yang digelar di halaman depan kantor BNNP NTB, disaksikan langsung dua tesangka, yakni SS dan RP. Tersangka juga didampingi penasihat hukumnya serta perwakilan jaksa dari Kejati NTB.

Sejauh ini, penanganan kasus kedua tersangka masih dalam tahap penyidikan. Namun dalam waktu dekat, kata Sukisto, berkas perkaranya akan dilimpahkan ke jaksa.

“Masih proses merampungkan berkas, mungkin dalam waktu dekat akan kita limpahkan,” kata Kepala BNN NTB Sukisto.

Untuk pengembangannya sendiri, BNN NTB saat ini tengah berkoordinasi dengan aparat hukum dari Medan, Sumatera Utara. Sebab, paket berisi ganja tersebut diketahui dikirim dari Medan.
a�?Koordinasi dengan aparat disana, untuk memburu pengirim,a�? kata dia.

Lebih lanjut, kata Sukisto, pihaknya terus aktif melakukan pencegahan untuk peredaran narkoba. Diamankannya tujuh kg ganja ini, merupakan langkah antisipasi terkait peredaran narkotika di destinasi pariwisata. Sebab, RP diketahui akan mendistribusikan ganjanya di wilayah Gili Trawangan.

a�?Ini pelakunya kan salah satu guide di Gili Trawangan, sudah pasti wilayah mengedarkannya ada disana,a�? tandasnya. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka