Ketik disini

Praya

PDAM Loteng Ingin Buat Air Kemasan

Bagikan

PRAYA – Pembangunan fasilitas penyulingan air di Desa Kuta, Pujut Lombok Tengah (Loteng) hampir rampung. Pemkab pun berencana akan mengelola air bersih itu, untuk kebutuhan penginapan dan rumah makan, air siap minum, bahkan air minum dalam kemasan.

“Karena ini pembangunan investasi, maka akan dikerja samakan dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM),” kata Bupati Loteng HM Suhaili FT, kemarin (13/1).

Keberadaannya, menurut Suhaili secara langsung menjawab persoalan krisis air bersih yang terjadi di wilayah selatan. Selama ini, PDAM tidak mampu mengaliri air bersih ke sebagian besar penginapan dan rumah makan di Desa Kuta dan sekitarnya, termasuk warga sekitar. Alasannya, karena terbentur alat, jumlah debit air, letak geografis dan anggaran.

Kondisi itu pun, diakui Suhaili membuat Pemkab turun tangan, guna memutuskan mata rantai krisis air bersih yang terjadi. Alhasil, dibangunlah alat penyulingan air itu di pantai Kuta.

“Selebihnya, menjadi tanggungjawab PDAM untuk mengelolanya,” kata Suhaili.

Maksudnya, tambah Suhaili PDAM harus menyiapkan pengelolaan air siap minum, bila perlu air minum kemasan. Seluruh penginapan dan rumah makan pun, wajib memanfaatkan air minum kemasan lokal tersebut. Dengan begitu, ada tambahan pendapatan asli daerah (PAD).

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, kita mulai memanfaatkan penyulingan air itu. Kebetulan dibangun di satu titik dulu,” kata Direktur Utama PDAM Loteng Lalu Kitab, terpisah.

Kebutuhan air bersih warga di wilayah Pujut, Praya Timur, sebagian Praya Tengah, Praya Barat dan sekitarnya, tambah Kitab diambil dari sumur bor dan ada satu alat penyulingan air, yang dibangun di Dusun Awang Balak Desa Mertak. Selebihnya, PDAM tidak mampu mengakomodir kebutuhan air bersih bagi seluruh warga Loteng.

 “Semoga, kedepan ada pembangunan penyulingan air lanjutan,” harap Kitab.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka