Ketik disini

Giri Menang

Kades Kurang Pendekatan

Bagikan

GIRI MENANG – Kinerja kepala desa di Lombok Barat (Lobar) akhir-akhir ini tengah dalam sorotan. Di awal tahun 2017, sedikitnya sudah dua kepala desa diminta melepas jabatannya oleh warga.

Dengan berbagai alasan, warga meminta kades mereka mengudurkan diri. Karena dianggapA�telah melanggar aturan perundang-undangan yang mengatur tugas dan tanggung jawab sebagai kepala desa.

Kepala desa yang diminta mundur adalah Kades Mambalan, Kecamatan Gunungsari L Ahmad Yudni dan Kades Terong Tawah, Kecamatan Labuapi Sahirpan.

Tuntutan mundur terhadap sejumlah kades ini ditanggapi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Lobar Edy Sadikin. Pejabat yang baru dilantik tanggal 3 Januari lalu ini mengatakan, permasalah seperti itu terjadi lantaran kurangnya pendekatan kades dengan masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan Badan Permusyawaran Desa (BPD) setempat.

a�?Mestinya saling koordinasi dengan BPD dan selalu bersama masyarakat,a�? sarannya, kemarin (15/1).

Mantan Camat Sekotong ini berjanji akan mengambil langkah serius menyikapi permasalah ini. Pihaknya akan membentuk tim untuk melakukan pembinaan kepada semua kades di Lobar.

a�?Tim ini nanti melihat apa permasalahannya untuk diselesaikan bersama-sama,a�? jelasnya.

Seharusnya, kata dia, kades selalu ingat jabatan adalah amanah. Oleh karena itu harus serius menjalankan tugas sebagai seorang pemimpin. Apalagi, jabatan kades sangat mempengaruhi kualitas pembangunan di tingkat paling bawah.

Sebagai dinas teknis, ia akan selalu membina dan mengawasi kinerja aparatur desa. Dengan meningkatkan frekwensi pembinaan. Sehingga kejadian yang dialami dua kades itu, diharapkan Edy tak terulang lagi. (zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka