Ketik disini

Praya

RSUD dan Rutan Praya Krisis Air Bersih

Bagikan

PRAYAA�– A�Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Lombok Tengah (Loteng). Saluran air bersih aliran air PDAM kosong. Karena itulah para keluarga pasien sampai harus membawa air bersih dalam kemasan galon secara swadaya.

a�?Begitulah kondisi kami di rumah sakit ini. Kami tidak bisa berbuat banyak, kecuali harus mencari jalan keluar lain,a�? keluh direktur RSUD Praya Muzakir Langkir, kemarin (15/1).

Jika mengandalkan PDAM, kata Langkir maka kebutuhan air di rumah sakit tidak pernah tercukupi, selalu kekurangan setiap tahunnya, bahkan harinya.

a�?Ironisnya, kalau hari Minggu atau hari libur, aliran air PDAM juga ikut libur,a�? katanya sembari tersenyum.

Disatu sisi, keluh Langkir sumur bor yang dimiliki rumah sakit, hanya mampu memenuhi kebutuhan beberapa jam saja. Sebenarnya, menurut Langkir jalan keluar terbaik mengatasi krisis air bersih di tempatnya, yaitu mengubah jalur pipaA� PDAM ke RSUD. Pihaknya meminta bibuatkan jalur khusus.

a�?Padahal, setiap bulan, kami membayar pelayanan air PDAM antara Rp 10 juta-Rp 11 juta,a�? katanya.

Biaya yang dikeluarkan rumah sakit itu, sindirnya tidak sebanding dengan pelayanan yang diberikan pihak PDAM. a�?Kondisi yang sama terjadi di rutan Praya, kami sudah berkali-kali mengingatkan Pemkab agar segera merealisasikan janjinya,a�? kata Kepala Rumah tahanan (Rutan) Praya Lalu Jumaidi.

Janjinya, kata Jumaidi Pemkab akan membantu pembangunan sumur bor, guna mengatasi krisis air bersih yang terjadi. a�?Mohon kami dibantu,a�? ujarnya.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka