Ketik disini

Pendidikan

SMKN 1 Lingsar Targetkan 100 DUDI

Bagikan

GIRI MENANGA�– Pada 2017 ini SMKN 1 Lingsar Lombok Barat (Lobar) targetkan 100 Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) diajak kerja sama. Tujuannya, memudahkan lulusan diserap dunia kerja. a�?Ini diluar DUDI yang kita kerja sama tahun-tahun sebelumnya,a�? kata Kepala SMKN 1 Lingsar Ruju Rahmat saat merayakan HUT sekolah ke-13, kemarin (16/1).

Saat ini SMKN 1 Lingsar LobarA� telah bekerjasama dengan 200 DUDI. Menurutnya, kerja sama dengan DUDI saling menguntungkan. Selain siswa dapat praktik kerja industri (prakerin), para siswa juga dapat diterima bekerja. a�?Jika siswa memiliki kemampuan dalam apa yang dibutuhkan DUDI saya rasa lulusan akan diterima,a�? sebut dia.

Dengan demikian, ia meminta pata siswa mengembangkan kemampuan dibidang masing-masing sesuai peket keahlian dipilih. Sehingga, nantinya setelah lulus para siswa bisa langsung diterima bekerja.

Dari tahun ke tahun SMKN 1 Lingsar telah melakukan pembenahan. Kini terdapat enam paket keahlian disajikan. Diantaranya, Teknik Kendaraan Ringan (TKR),A� Multimedia ( TI), Usaha Perjalanan Wisata (UPW), Otomotif, Tata Busana, dan Teknik Sepeda Motor (TSM). Fasilitas yag ada di sekolah memiliki Bengkel, laboratorium komputer, ruang praktek Tata Busana, ruang praktek jurusan UPW, dan Perpustakaan.

Kini, sekolah berlokasi di Kecamatan Lingsar akan membuat program panca cita.Diantaranya, sekolah tanpa kumuh dengan strategi pengelolaan sampah. Program literasi dengan menyiapkan buku. Gerakan penumbuhan budi pekerti dengan strategi pengembangan diri setiap Jumat. Program sekolah ramah anak. Program sukses UN dan UASBN, dan terakhir perbanyak kerjaA� sama dengan DUDI. a�?Ini akan kita terapkan di sekolah,a�? sebut dia.

Ia meminta kepada para siswa untuk terus menggeluti program keahlian dipilih.Misalnya, progran keahlian otomotif bukan hanya untuk memperbaiki mesin mobil. Tapi juga harus bisa memperbaiki mesin traktor, heler, dan sebagainya.

Sementara itu Kabid Dikmen SMK Dikbud NTB Lalu Hasbullah mengatakan, kurikulum SMK harus disinkronkan dengan kebutuhan DUDI. Sehingga begitu lulus siswa bisa diserap dunia kerja. a�?Kurikulum SMK harus sesuai dengan DUDI,a�? sebut dia.

Ia meminta pada sekolah dan bagian kurikulum SMK awal tahun ini harus diprogram. Harus ada validasi yang kemudian disinkronkan. a�?Tuntutan kebutuhan DUDI harus ada di sekolah,a�? cetus dia.

Dengan demikian, maka SMK tidak lagi menjadi penyumbang pengangguran diA� NTB. Era MEA menunut lulusan SMK bisa berdaya saing. Jika tidak maka lulusan akan digilas perubahan. Tidak bisa dimanfaatkan DUDI.

Ia juga akan menyiapkan sarana prasarana di SMK untuk memenuhi delapan standar pendidikan. Selain itu nantinya akan ada pertisipasi masyarakat yang disiapkan Kemendikbud dalam bentuk Permen. a�?Jika biaya mahal maka hasil juga harus maksimal. Jangan biaya mahal tapi hasil tidak maksimal,a�? ucap dia.A�(jay/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka