Ketik disini

Bima - Dompu

Suharmin-Rendra Disebut di Sidang

Bagikan

KOTA BIMA a�� Sidang kasus dugaan penipuan pengelolaan sarang burung walet (SBW) digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bima, kemarin(16/1). Sidang dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Bima H Prayitno Iman Santosa.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), sidang dimulai sekitar pukul 17.15 Wita. Terdakwa MA, dihadirkan dalam sidang tersebut dengan kondisi sehat. Dua penasehat hukum terdakwa juga terlihat mendampingi.

Agenda sidang perdana tersebut adalah pembacaan dakwaan. Jaksa Penuntut umum (JPU) Ni Putu Widia Ningsih membacakan dakwaan terhadap terdakwa. Isi dakwaan, bahwa terdakwa diduga melakukan tindak pidana penipuan terhadap Edy Sabhara. Penipuan pengelolaan SBW dengan kerugian yang dialami korban sebesar Rp 1,3 miliar.

Dalam dakwaan tersebut nama Suharmin dan Rendra Wijaya ikut disebutkan. Bahkan isi percakapan antara Edy Sabhara dengan terdakwa Suharmin dan Rendra pun ikut dibacakan.

Sidang tersebut berlangsung singkat. Ahmad Gani selaku penasehat hukum terdakwa tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan JPU.

Ketua majelis hakim memutuskan sidang akan dilanjutkan pekan depan, Selasa (24/1). Dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Rencananya dalam perkara tersebut ada 12 orang saksi yang akan didengarkan kesaksiannya.

a�?Jumlah keseluruhan saksi yang akan dihadirkan 12 orang. Baik dari saksi korban maupun saksi terdakwa,a�? jelas JPU depan majelis hakim.

Sebelum sidang ditutup, hakim ketua menjelaskan proses sidang tidak akan lambat. Semua perkara ditargetkan akan cepat selesai, namun hak terdakwa dan korban akan tetap diberikan.

Prayitno mengimbau JPU dan penasehat hukum terdakwa agar tidak menunda sidang dengan tidak menghadirkan saksi. Kerja sama semua pihak diharapkan agar proses persidangan berjalan lancar.

a�?Semakin cepat pelayanan diberikan, maka hasilnya semakin bagus,a�? pungkasnya. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka