Ketik disini

Giri Menang

PKL Bakal Dilarang a�?Berdinasa�? di Bundaran GMS

Bagikan

GIRI MENANG – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat untuk merelokasi para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di seputaran bundaran Giri Menang Square (GMS), bakal terwujud dalam waktu dekat.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Lombok Barat pun memastikan proses pendataan PKL yang biasa a�?berdinasa�? di sana telah tuntas.

“Sudah (didata). Ada 40 pedagang yang di luar seputaran bundaran dan 15 di dalam kantor Baznas Lobar,a�? terang Kepala Disperindag Lobar Agus Gunawan merincikan, kemarin (17/1).

Dikatakan mantan Kepala Dishut Lobar ini, pendataan tersebut penting. Agar tempat relokasi yang disediakan oleh pemerintah nantinya sesuai kebutuhan. Namun sementara waktu diakui baru ditata jadwal berdagang.

“Sementara ini baru diatur pola jualan. Kita perbolehkan mereka berdagang mulai pukul 17.00 Wita. Tapi pukul 23.00 Wita area sudah clear and clean,a�? jelasnya.

Selain merelokasi PKL, untuk mengembalikan kawasan yang menjadi ikon Lobar itu cantik dan bersih lagi, Agus menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dishub Lobar. Ia akan meminta dua petugas stand by dilokasi. Agar tak ada lagi pedagang maupun pengunjung yang parkir kendaraan di kawasan bundaran. “Itu jalur by pass, sangat bahaya,a�? tegasnya.

Bundaran GMS masih tetap jadi tempat paling favorit bagi para pedagang untuk mengais rezeki. Buktinya, setiap hari terlihat banyak PKL a�?nongkronga�? dengan berbagai jenis dagangan seperti, jagung dan cilok.

Keberadaan mereka lantas dikeluhkan pengguna jalan lain. Karena tidak hanya keselamatan mereka yang terancam. Namun pengguna jalan lainnya pun demikian. Karena berada dijalur yang sering dilintasi oleh mobil dan truk-truk besar.

Sayangnya, kondisi seperti ini telah berlangsung cukup lama. Seakan sudah tak peduli akan bahaya, para PKL terlihat santai saja. Tidak takut, sewaktu-waktu ketabrak truk besar maupun mobil yang melintas.

Agus menjelaskan, saat dirinya menjabat Kasatpol PP dulu, para PKL pernah ditertibkan. Dilarang berjualan, karena sangat membahayakan pengguna jalan lain. Hanya saja, seiring berjalan waktu, mereka kembali a�?berdinasa�? di sana.

Sementara beberapa PKL yang dijumpai di bundaran GMS mengaku alasan mereka berjualan, karena banyak pembeli dan mendapat untung lumayan. Mereka bisa meraup untung besar dan dagangan laris ketimbang harus berkeliling. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka