Ketik disini

Bima - Dompu

Rum Dukung Zul Lanjutkan Ikhtiar TGB

Bagikan

KOTA BIMA – Dukungan kepada Dr Zulkieflimansyah sebagai kandidat bakal calon gubernur NTB mulai mengalir. Mantan Sekda Kota Bima Ir H Muhamad Rum mengatakan, Zul merupakan sosok yang tepat meneruskan ikhtiar Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi membangun daerah.

a�?Dia (Zulkieflimansyah) sosok muda yang perlu kita dukung bersama. Sebab selama ini generasi muda selalu dipandang sebelah mata,a�? tegasnya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin(17/10).

Menurut dia, Bang Zul, sapaan akrab Zulkieflimansyah merupakan generasi muda berbakat. Itu bisa dilihat dari sederet prestasi yang pernah ditorehkan dan pendidikan yang dienyam.

Zul yang lahir di Sumbawa Besar, 18 Mei 1972, mandapat gelar sarjana ekonomi pada tahun 1995 dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI). Dan UI kini jadi tempat Zul mengajar untuk program S1, S2, dan S3 sampai sekarang.

Postgraduate programme ditamatkan di Strathlyde Business School, University of Strathclyde di United Kingdom (UK) tahun 1997. Lalu, Zul juga memperoleh gelar MSc di bidang international marketing dari Department of Marketing.

a�?Tahun 1998 kembali mengikuti program master dalam bidang industrialization, trade and economic policy di Department of Economics dan selanjutnya menyelesaikan program doktoral di departemen yang sama pada tahun 2001,a�? jelas Ketua Nahdlatul Wathan Kota Bima ini.

Sederet prestasi telah diukirnya sejak kanak-kanak. Berbagai perlombaan dan prestasi dimenangkan di Sumbawa Besar, tempat ia dibesarkan.

Puncaknya kata Rum, Zul terpilih mewakili NTB pada kompetisi pertukaran pelajar Indonesia-Australia. Selama hampir setahun pada tahun 1989, Zul bersekolah di Darwin High School di Darwin dan di Sadadeen Secondary College di Alice Springs. Pengalaman tinggal bersama keluarga Australia yang melakoni bisnis Outback Freight Business Service. Itu memungkinkan Zul mengenal Australia sangat dalam. Sampai ke pedalaman dan berinteraksi dengan suku asli Aborigin yang mengesankan.

Ketika kuliah di UI, berbagai aktivitas dan prestasi juga ditorehkan. Di antaranya mahasiswa berprestasi di bidang penalaran diperoleh tahun 1994. Serta menjadi pemenang pertama lomba menulis mahasiswa bidang ekonomi tingkat nasional.

a�?Bang Zul juga menjadi pemenang lomba menulis mahasiswa dalam Bahasa Inggris. Diselenggarakan oleh Japan Airlines (JAL) baik di tingkat Universitas Indonesia maupun di tingkat nasional,a�? jelas mantan ketua LPTQ Kota Bima ini.

JAL kemudian mensponsorinya untuk belajar di Sophia University Tokyo, Jepang. Dia belajar tentang Comparative Asian Industrial System.

Tak hanya bergulat dengan buku di kampus, tapi Zul juga berinteraksi dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan sebagai aktivis kampus.

Periode 1994 hingga 1995, Zul dipercaya mahasiswa UI sebagai ketua senat mahasiswa tingkat universitas yang kini menjelma menjadi badan eksekutif mahasiswa (BEM UI).

a�?Yang saya kagumi, Zul punya perisip belajar merupakan kebutuhan untuk senantiasa meningkatkan kapasitas,a�? ungkap Rum yang ditemui di kediamannya di Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda.

Selain degree programme yang ditempuhnya di Glasgow, Zul juga menempuh pendidikan lanjutannya di Kennedy School of Government, Harvard University, Amerika Serikat. Di Institute for New Technology, Maastricht, Belanda; Science and Policy Research Unit di University of Manchester, Inggris; serta di University of Dundee, Skotlandia.

a�?Itu membuat Zul sebagai Senior Research Fellow, Kennedy School of Government, Harvard University,a�? beber mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kota Bima ini.

Dasar keilmuannya tersebut kata Rum, mengantarkan Zul menjadi anggota DPR RI tahun 2004 hingga 2009 lalu. Bahkan kini lanjutnya, Zul diberi kepercayaan dua kali untuk menduduki jabatan yang sama dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hebatnya lagi kata dia, Zul melangkah ke dewan bukan melalui dapil NTB, melainkan melalui dapilA�A�Banten 2. Dua tahun mengabdi, Zul dipercaya menjadi wakil ketua di Komisi XI DPR RI pada tahun 2012.

a�?Walau bekecimpung di dunia politik, Zul tetap menulis. Terbukti dengan penghargaan grant penelitian tingkat nasional,a�? tegasnya.

Berkat tulisannya tersebut, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menobatkan Zul sebagai peneliti muda terbaik Indonesia. Itu dalam bidang ekonomi dan manajemen tahun 2003.

Segudang ilmu yang dimiliknya tersebut bukan tidak hanya didedikasikan di luar Pulau Sumbawa saja. Dia pun mendirikan Universitas Teknologi Sumbawa.

a�?Ini sebagai bentuk kepeduliannya terhadap daerah. Dimana Zul ingin menjadikan generasi NTB memiliki kemampuan setara dengan jebolah luar negeri,a�? katanya.

Melihat seabrek prestasi tersebut, Rum mengaku tidak ada kata lain selain mendukung Zul. Apalagi Zul akan melanjutkan ikhtiar melanjutkan pembangunan yang dicita-citakan TGB. a�?Kenapa harus memilih yang lain, kalau putra daerah kita sudah ada yang mampu dan hebat,a�? paparnya. (nk/LPG/r1/*)A�

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka