Ketik disini

Headline Sumbawa

Stok Pupuk Aman

Bagikan

TALIWANG – Sejumlah petani jagung di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengeluhkan stok pupuk NPK Ponska dan ZA yang cukup minim. Bahkan tidak jarang, para petani menemukan stok pupuk jenis ini ditingkat pengecer kosong. Sementara di sisi lain, para petani saat ini membutuhkan pupuk jenis tersebut.

Ahmad, salah satu petani jagungA� di Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengaku beberapa hari lalu para petaniA� cukup kesulitan mendapat pupuk jenis Ponska dan ZA. Alasan pengecer, stok kedua jenis pupukA� tesebut untuk sementara ini masih kosong ditingkat distributor. Alasannya, pupuk tersebut masih dalam perjalanan ke gudang pengecer.

KarenaA� tanaman jagung telah memasuki masa pemupukan, diharapkan pemerintah melalui dinas tehnisA� segera mengatasi persoalan kelangkaan pupukA� tersebut.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan KSB Marlin Hardi yang dikonfirmasi kemarin membenarkanA� beberapa hari laluA� sempat terjadi kelangkaanA� pupuk jenis tersebut.A� Itu disebabkan karena puncak petani jagung memakai pupuk jenias tersebut. Pemerintah telah mengatasi persoalan ituA�dengan menginstruksikan distributor memenuhi kebutuhanA� pupuk para petani jagung.

Tidak hanya itu, pemerintah telah memastikan ketersedian pupuk jenis urea. Karena pupuk urea tidak hanya digunakan untuk tanaman padi. Melainkan untuk tanaman jagung. Karena saat ini petaniA� sangat membutuhkan pupuk untuk tanaman padi maupun tanaman padi.

Terhadap hal ini, pemerintah sangat perhatian dengan kebutuhan sarana dan prasarana pendukung sektor pertanian. Begitu terjadi kelangkaan pupuk, dinas langsung memerintahkan distributor menyetok kebutuhan pupuk, sesuai kebutuhan petani untuk beberapa bulan ke depan.

Dengan upaya yang dilakukan pemerintah, dipastikan petani tidak lagi kesulitan mendapatkan pupuk ditingkat pengecer. a�?a�� Kami jamin stok pupuk musim tanam ini aman,a��a�� katanya optimis.

Begitu juga sebaliknya, para pihak yang terlibatA� diharapkan secara bersama-sama mengawasi ketersedian dan pendistribusian pupuk dari tingkat distributor ke tingkat pengecer hingga ke tingkat petani. JikaA� terjadi kejanggalan dalam pendistribusian pupuk bisa melapor ke petugas pengawasan pupuk dan obat-obatan. (is/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka