Ketik disini

Metropolis

Ini Tangkapan Pertama Saber Pungli

Bagikan

MATARAMA�– Salah satu oknum pejabat di Dinas Perhubungan Kota Mataram, AM (inisial, Red) dikabarkan menjadi tangkapan pertama Tim Saber Pungli NTB. AM bahkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Ia tertangkap basah tengah menerima uang dari salah satu koordinator Juru Parkir (Jukir) yang bertugas di wilayah Ampenan.

Menanggapi itu Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, mengutip pembelaan dari Kepala Dinas Perhubungan H Khalid. Mohan menyampaikan yang bersangkutan pada saat ditangkap tengah melakukan uji petik setoran harian. a�?Itu yang disampaikan kepala dinasnya,a�? kata Mohan.

Namun saat ditanya pososinya sebagai Ketua Tim Saber Pungli Kota Mataram, Mohan berkilah. Ia tak menganggap Saber Pungli Kota Mataram kecolongan dan kalah gesit dengan Saber Pungli NTB. Walau OTT yang dipersoalkan ini, berada di ranah Pemkot Mataram.

Menurut Mohan, penangkapan dan penindakan tidak bisa serta merta dilakukan. Tetapi harus melalui mekanisme dan standar oprasional prosedur (SOP) yang jelas. a�?Ini sedang kami susun,a�? kilahnya.

Idealnya, lanjut Mohan, tim sekelas saber Pungli harus bekerja secara prosedural. Tidak bisa serta merta menangkap orang di lapangan. Tanpa ada informasi yang akurat dan bisa dipertanggung jawabkan terkait target yang dicurigai.

Meski enggan dikatakan tengah menyindir kerja Tim Saber Pungli NTB, Mohan mengaku tetap mempersilakan Tim Saber Pungli NTB melakukan pengawasan di Kota Mataram.

a�?Ya saya fikir tidak masalah ya. Meskipun tim saber pungli di setiap kabupaten kota masing-masing ada,a�? ujarnya.

Pada akhirnya nanti, pihaknya juga akan segera melakukan pengawasan-pengawasan. Utamanya terhadap praktik pungutan liar di Kota Mataram. Namun ia menegaskan, keberadaan Tim Saber Pungli semangatnya, bukan untuk berlomba-lomba melakukan penangkapan. Tetapi lebih dari itu, harus bisa memberikan pembinaan. Sehingga, para pejabat segera sadar, tidak melakukan praktik pungli yang merugikan masyarakat.

a�?Program-program yang terstruktur ini tengah kami susun. Ada tahapan-tahapan sampai akhirnya memang harus dilakukan penindakan. Ini harus diikuti. Sebab menyangkut kewibawaan dari Tim Saber Pungli itu sendiri,a�? sindirnya.

Saat coba dihubungi ponselnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram H Khalid tak menjawab panggilan. Namun dari keterangan Sekretaris Dinas Perhubungan Cukup Wibowo, membenarkan ada OTT, yang disebutkan terjadi pada Rabu (12/1) malam, pekan lalu.

Hanya Cukup Wibowo ikut mengklarifikasi dan membenarkan posisi AM saat terjaring OTT Saber Pungli tengah menjalankan fungsinya sebagai Plt UPTD Perparkiran. Sebelumnya posisi ini lowong, setelah mutasi Jumat, 30 Desember 2016 lalu.

a�?Yang bersangkutan itu kan mendapat tugas dari kantor,a�? terang Cukup.

Tugas yang dimaksud Cukup adalah menjadi Plt UPTD Perparkiran. Hanya saja dalam proses menjalankan tugasnya itu, lanjut Cukup ia kemudian tertangkap tangan oleh Tim Saber Pungli NTB. Namun ia tegas meminta, proses hukum yang menjerat AM harus tetap berlandaskan asas praduga tak besalah.

a�?Jadi sekarangA� kan masih dalam proses (pemeriksaan). Kami masih menganggap, proses ini harus ditempuh melalui pengumpulan kesaksian-kesaksian,a�? imbuhnya.

Saat ini AM lanjut dia masih bekerja seperti biasa. Meski sekali waktu ada pemanggilan untuk pemeriksaan. Saat ditegaskan apakah Tim Saber Pungli dalam perspektif Dishub Kota telah salah tangkap, kaerena memproses pejabat yang tengah bekerja? Cukup menolak mengomentari itu.

a�?Ndak, saya tidak akan mengomentari itu. Yang jelas ini semua sekarang kan masih dalam proses (pemeriksaan), salah atau benar,a�? tandasnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka