Ketik disini

Kriminal

Pengecer Sabu Jualan di Depan Bandara

Bagikan

MATARAM – Tiga terduga pengedar narkoba berinisial, WR, 28 tahun; IR, 21 tahun; dan HM, 20 tahun ditangkap tim opsnal Polres Lombok Tengah (Loteng). Ketiganya diringkus bersama A�lima poket sabu seberat 2,15 gram. Menurut keterangan polisi, mereka ditangkap usai melakukan transaksi narkoba, Selasa sore (17/1) di depan Lombok International Airport (LIA).

Polisi yang mendapat informasi tersebut, langsung bergerak menuju lokasi. Setelah melakukan pengintaian, polisi melihat WR yang sesuai dengan ciri-ciri yang diperoleh petugas.

Selanjutnya, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan. Tak ingin tertangkap sendiri, WR buka mulut. Kepada petugas, dia mengatakan bahwa IR dan HM juga terlibat dalam transaksi barang haram tersebut.

a�?Dari WR, kita menangkap IR dan HM yang berada di sebuah rumah makan di depan bandara,a�? kata Kapolres Loteng AKBP Nurodin.

Ketiganya mengaku kepada petugas memperoleh barang haram itu dari seseorang dengan inisial JK. Adanya informasi tersebut, langsung ditindaklanjuti petugas.

Mereka bergerak ke kediaman JK di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Loteng. Sayangnya, JK tidak berada di tempat. Selain itu, petugas juga tidak menemukan barang bukti yang berkaitan dengan narkotika.

Lebih lanjut, dari tangan tiga pelaku, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 5 poket plastik bening berisi kristal putih yang diduga sabu seberat 2,15 gram. Selain itu, handphone dan dompet berisi uang tunai Rp.1,39 juta diduga hasil transaksi, juga diamankan petugas.

Akibat perbuatannya, kini ketiga pelaku disangka melanggar Pasal 114 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. A�Ancamannya, pidana penjara minimal selama lima tahun.

“Sementara kita kenakan pasal pengedar, untuk yang lain masih kita dalami,” kata Nurodin.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka