Ketik disini

Bima - Dompu

Hutan Bima Rusak

Bagikan

BIMA a�� Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri mengakui adanya kerusakan hutan di wilayah Kabupaten Bima. Hanya saja persentase kerusakan tersebut belum diketahui secara pasti. Karena menurutnya Dinas Kehutanan Provinsi NTB masih melakukan pendataan terkait kerusakan tersebut.

Bupati yang akrab disapa Dae Dinda ini mengungkapkan, banjir yang melanda wilayah Kota dan Kabupaten Bima akibat gundulnya hutan. Lebih a�� lebih dibeberapa daerah terdampak banjir. Yakni hutan di Kecamatan Wawo, Wera dan Belo.

a�?Di Kecamatan Belo, hutan yang ada di perbatasan Desa Ncera dengan Kecamatan Langgudu itu sudah gundul dan rusak parah,a�? jelasnya, kemarin(19/1).

Sementara solusi untuk persoalan tersebut, pemerintah Kabupaten Bima dengan provinisi akan mencanangkan program hutan kembali hijau. Dengan cara melakukan reboisasi atau penanam kembali pada hutan yang sudah gundul. Kegiatan reboisasi yang sudah direncanakan, akan coba dianggarkan melalui ADD masing a�� masing desa. Agar kegiatan tersebut dilaksanakan oleh pemerintah desa.

a�?Kami akan duduk bersama dengan Dinas Kehutanan Provinsi NTB dan juga masyarakat untuk membahas rencana reboisasi tersebut,a�? ujarnya.

Terkait tudingan bahwa penyebab banjir di Kota Bima karena gundulnya hutan di daerah kabupaten, Bupati Bima tidak menampiknya. Ditegaskan Dinda, bencana yang terjadi bukan atas kehendak mereka. Karena tidak ada seorang pun yang menginginkan bencana.

a�?Kami tidak pungkiri, selain curah hujan yang tinggi, drainase yang sempit, sumber air tersebut karena hutan yang gundul. Itu yang menyebabkan terjadinya banjir. Baik di wilayah kota maupun kabupaten,a�? bebernya.

Untuk kegiatan perbaikan pasca banjir, bupatin menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan di wilayah kota. Tapi harus dilakukan di lokasi sumber air. Misalnya di Kecamatan Wawo dan Ambalawi.

a�?InsyaAllah nanti akan dibangun dua dam kecil di Wawo dan Ambalawi, sebagai tempat untuk menampung air di daerah tersebut,a�? pungkasnya. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka