Ketik disini

Sumbawa

KSB Belum Terima Hasil Penjualan Saham DMB

Bagikan

TALIWANGA�a�� Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sampai saat ini belum menerima dana hasil penjualan saham PT Multi Daerah Bersaing (MDB). Padahal, daerah penghasil emas dan tembaga ini merupakan salah satu pemilik saham di perusahaan yang membeli saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).

Selain PTNNT yang melepas seluruh sahamnya ke PT Amman Mineral Internasional (AMI), MDB selaku pemilik 24 persen saham juga ikut melepas kepemilikan saham mereka di Batu Hijau. MDB merupakan perusahaan patungan antara PT Multi Capital (MC) dengan PT Daerah Maju Bersaing (DMB) yang kepemilikannya berada ditangan Pemrov NTB, Pemda KSB dan Pemda Sumbawa. Kedua belah pihak akhirnya sepakat membentuk MDB, yang kemudian mengakuisisi 24 persen saham Newmont kala itu.

Sesuai kesepakatan, dari 24 persen saham ini, DMB mendapat 6 persen saham atau sekitar 25 persen dari total seluruh saham yang diakuisisi. Bupati Sumbawa BaratA� H Musyafirin mengaku, hasil penjualan 24 persen saham MDB saat ini masih berada ditangan Multi Capital.

a�?a��MC belum menyerahkan hasil penjualan saham itu ke DMB. Sesuai tenggat waktu yang dijanjikan, uang itu rencananya akan dibayar antaraA� Januari atau paling telat Februari mendatang,a��a�� jelasnya.

Bupati menjelaskan, Pemda KSB sejauh ini belum mengetahui terkait rapat umum pemegang saham (RUPS) yang dilaksanakan DMB. Pasalnya, Pemda KSB sendiri belum mendapat informasi resmi terkait hal itu.

a�?a��Kalau sepengetahuan kita, uang penjualan saham MDB ini masih ditangan Multi Capital. Setelah uang itu diserahkan ke DMB mungkin akan segera dilakukan RUPS. Atau mungkin sudah ada RUPS, tapi sejauh ini kita belum tahu,a��a�� akunya.

Soal RUPS itu merupakan hak DMB. Hanya saja, selama ini setiap RUPS yang dilakukan DMB, Pemda KSB tetap dilibatkan. KSB sebagai salah satu perusahaan yang tergabung dalam perusahaan patungan ini memiliki porsi pembagian 40 persen. Sementara 40 persen lainnya milik Pemrov NTB dan 20 persen milik Pemda Sumbawa. a�?a��Kalaupun ada RUPS tidak mungkin kita dilibatkan. Kita tunggu saja, sambil menunggu seluruh dana hasil penjualan saham MDB diberikan ke DMB,a��a��katanya.(far/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka