Ketik disini

Metropolis

Investasi NTB Tak Capai Target

Bagikan

MATARAMA�– Nilai investasi NTB gagal memenuhi target RPJMD sebesar Rp 10,8 trilun. Sebab data sementara menunjukkan nilai investasi sepanjang 2016 ditutup pada angka Rp 9,8 triliun. Jumlah investasi ini memang melampui target secara nasional yakni Rp 6,2 triliun, tetapi target yang ditetapkan daerah belum terpenuhi.

Kepala Bidang Pengendalian Penanaman Modal, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Provinsi NTB Didi Suwardi menjelaskan, investasi Rp 9,8 triliun lebih dengan 994 perusahaan dinilai sudah cukup bagus. Karena mampu melampaui target yang diberikan Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPMRI). a�?Melampaui target nasional,a�? katanya

Realisasi penanaman modal asing (PMA) terbesar adalah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dengan nilai Rp 6 triliun lebih. Kemudian diikuti Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Tengah.

Ia menjelaskan, nilai investasi terlihat lebih kecil dibandingkan dengan kabupaten/kota. Karena BPMPTSP tidak menghitung investasi di sektor minyak dan gas bumi, perbankkan, lembaga keuangan non bank, asuransi, sewa guna usaha, investasi portofolio, pasar modal, dan investasi rumah tangga.

Sektor-sektor ini tidak tercatat sehingga nilainya lebih kecil dari data yang dikeluarkan kabupaten/kota. a�?Kalau kita hitung sektor-sektor ini mungkin bisa sampai Rp 50 triliun realisasi investasi kita,a�? katanya.

Ia menjelaskan, hal ini sesuai dengan peraturan kepala BKPMRI, investasi yang dilaporkan ke pusat adalah di luar sektor tersebut. Dengan posisi ini menurutnya arus investasi semakin meningkat dan diharapkan dengan nilai investasi yang ada bisa semakin menyerap tenaga kerja lokal. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka