Ketik disini

Praya

Investor Diminta Pergi dari Selong Belanak

Bagikan

PRAYA – 11 investor di sekitar Pantai Selong Belanak Desa Selong Belanak, Praya Barat Lombok Tengah (Loteng) diingatkan untuk serius berinvestasi. Jika tidak, sebaiknya angkat kaki, karena lahan investasi yang ada selama ini, terlantar sejak puluhan tahun silam.

a�?Apa jangan-jangan mereka itu bukan investor. Tapi, broker atau calo tanah,a�? sindir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Loteng HL Muhammad Putrie, kemarin (20/1).

PernyataanA� itu disampaikan Putrie, karena prihatin melihat banyaknya lahan yang terlantar. Termasuk, menjawab dinamika yang terjadi di pantai Selong Belanak. Karena, disatu sisi pemerintah dan dewan, sepakat akan melakukan penataan pantai. Disisi lain, investor yang menguasai lahan investasi tidak menunjukkan keseriusan.

Atas dasar itulah, pihaknya memutuskan tidak akan melakukan relokasi atau penertiban lapak pedagang di pantai Selong Belanak. Yang ada, pemerintah justru mendukung gerakan ekonomi kerakyatan di pantai Selong Belanak. Program itu akan berjalan selamanya, jika investor tidak melaksanakan pembangunan. Begitu pula sebaliknya.

Untuk sementara waktu, kata Putrie pemerintah hanya melakukan penataan fasilitas, sarana dan prasarana pendukung saja. Misalnya, perluasan area parkir kendaraan roda dua dan empat, penambahan jumlah kamar mandi, pembatasan area pantai dan parkir, penempatan keamanan desa dan lain sebagainya.

a�?Selebihnya, kami serahkan kepada masyarakat dan pemerintah desa. Silahkan dikelola sebaik-baiknya,a�? kata Putrie.

Ia menekankan, agar masyarakat dan pemerintah desa, tidak terlalu berpangku tangan kepada investor. Sebaiknya, kerjakan apa yang bisa dikerjakan.

a�?Pembangunan investasi di Selong Belanak itu hanya isapan jempol saja. Sebaiknya, kita tegas,a�? usul Anggota Komisi III DPRD Loteng Lalu Fathurrahman, terpisah.

Daripada menunggu investasi yang tidak jelas, pihaknya meminta Pemkab memanfaatkan potensi sumberdaya alam yang ada. Begitu pula pemerintah desa. Apalagi, pantai Selong Belanak akhir-akhir ini mulai diminati wisatawan. a�?Kalau kami, tetap tunduk dan patuh pada aturan Pemkab saja,a�? kata Kepala Desa (Kades) Selong Belanak Lalu Yahya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka