Ketik disini

Kriminal

NTB Rugi Rp 3,4 Miliar Karena Koruptor

Bagikan

MATARAM – Kasus korupsi di NTB, menyebabkan kerugian negara yang cukup besar. Berdasarkan catatan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB, negara merugi hingga Rp 3,4 miliar akibat perbuatan koruptor sepanjang 2016.

Kerugian negara tersebut, disumbang 11 kasus korupsi. Rinciannya, dua kasus korupsi terjadi di lingkup SKPD Provinsi NTB menyebabkan kerugian negara Rp 238,8 juta. sedangkan 9 kasus korupsi yang ada di SKPD tingkat kabupaten/kota, menyumbang kerugian paling banyak, yakni Rp 3,17 miliar.

Pengendali Teknis Bidang Investigasi BPKP NTB Setyo Basuki mengatakan, audit yang dilakukan BPKP terhadap perkara korupsi tidak saja pada Penghitungan Kerugian Negara (PKN). Hasil Audit Investigasi (AI), yang dilakukan BPKP juga menyebutkan adanya kerugian negara.

a�?Untuk AI ada sebesar Rp 236.101.322, itu ada di pemerintah kota,a�? kata dia, kemarin (20/1).

Angka tersebut, kata Basuki, ditemukan tim dalam perkara korupsi di tingkat penyelidikan. Kasusnya pun telah dinaikkan statusnya menjadi penyidikan. Sehingga, nilai kerugian tersebut terakumulasi dalam audit PKN.

Dalam pemberantasan perkara korupsi, BPKP tidak saja diminta untuk melakukan PKN. Tetapi turut menjadi tim ahli untuk setiap kasus korupsi yang masuk ke pengadilan.

Kata Basuki, selama tahun lalu, timnya telah memberikan keterangan sebagai tim ahli sebanyak 39 kali. Di mana 17 di antaranya terjadi saat proses untuk pemberkasan berita acara pemeriksaan (BAP), sedangkan sisanya yakni sebanyak 22 dilakukan saat sidang tindak pidana korupsi (Tipikor) di pengadilan.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka