Ketik disini

Metropolis

12.778 Warga Miskin Ikut BPJS Kesehatan

Bagikan

MATARAM – Penandatangan kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Pemkot Mataram menandakan penambahan jumlah pasien yang dilayani. Tak kurang dari 12.778 peserta baru didaftarkan Pemkot Mataram untuk seterusnya menjadi tanggungan daerah.

a�?Kami harap makin banyak masyarakat yang terlayani artinya tingkat kesehatan juga makin meningkat,a�? kata Kadis Kesehatan Kota Mataram Dr Usman Hadi.

MOU antara Pemkot Mataram dan BPJS Kesehatan tersebut berisi perjanjian bersama kedua belah pihak terkait dengan Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dalam perjanjian tersebut, termuat penerima manfaat adalah setiap penduduk Kota Mataram yang didaftarkan kepesertaannya dan dibayarkan iurannya oleh Pemerintah Kota Mataram. Mereka adalah masyarakat miskin dan tidak mampu di luar penerima bantuan iuran APBN yang belum terdaftar di BPJS Kesehatan sebagai peserta JKN.

perjanjian yang baru saja disepakati merupakan jaminan bagi setiap warga Mataram, khususnya masyarakat tidak mampu, agar tetap mendapatkan pelayanan kesehatan. Kesehatan lanjutnya merupakan satu dari tiga prioritas Pemkot Mataram, selain Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat. Saat ini, dari kalkulasi jumlah penduduk 413 ribu jiwa, baru 79 persen masyarakat yang telah memiliki kepesertaan JKN.

a�?Berarti masih cukup banyak masyarakat Mataram yang membutuhkan intervensi pemerintaha�?, ujarnya.

Kepala BPJS Kesehatan Mataram Muhammad Ali yang mengatakan masih ada sekitar 88 ribu warga yang belum terdaftar. Dia berharap hingga 2019 mendatang, seluruh warga Mataram sudah masuk dalam sistem universal health coverage tersebut.

a�?Khusus untuk masyarakat miskin, pemerintah berjanji untuk terus menambah yang terlayani,a�? ujarnya.

Dikatakan, dari jumlah yang belum terdaftar, ada kemungkinan masyarakat miskin di dalamnya. Ada juga kemungkinan warga mampu yang memang belum mengikuti secara mandiri. Bahkan menurut Ali, tak menutup kemungkinan ada karyawan yang belum didaftarkan perusahaannya. Meskipun secara aturan hal itu sudah diwajibkan.

a�?Bisa jadi, kemungkinan-kemungkinan itu bisa saja terjadi,a�? ujarnya.

Karena itu ia meminta perusahaan yang ada di Mataram untuk benar-benar menjalankan kewajibannya pada para karyawan. Untuk pemerintah, disarankan memperketat pengawasan. Termasuk dengan pesyaratan perusahaan yang hendak memperpanjang izin wajib menyertakan bukti mendaftarkan karyawannya.

a�?Peningkatan 12.778 peserta baru ini sudah baik, yang belum kita kejar lagi,a�? tukasnya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys