Ketik disini

Metropolis

BRT Belum Dilepas

Bagikan

MATARAM – Bus Rapid Transport (BRT) tak kunjung beroperasi lagi. Alasannya karena mendapat penolakan dari sopir bemo kuning dan angkutan pedesaan di Lombok Barat. BRT tersebut kini hanya dikandangkan di markas Damri di Sandubaya.

a�?Memang masalahnya belum usai,a�? kata Kadis Perhubungan Kota Mataram H Khalid.

Menurutnya, para sopir angkot dan angdes masih bersikukuh menolak keberadaan BRT yang dianggap mematikan ladang penghidupan mereka. Penolakan itulah yang dijadikan dasar Damri selaku pengelola BRT tak kunjung mengoperasikan armadanya hingga pekan ke dua.

a�?Itu sedang dibahas semua pihak, termasuk provinsi, semoga segera ada jalan keluar,a�? harapnya.

Sikap pemerintah yang terkesan lembek jelas menimbulkan tanya. Mereka seolah tak bertaji, mengiyakan begitu saja keinginan para sopir angkot dan angdes. Pemkot Mataram juga membiarkan begitu saja BRT yang kembali terbengkalai. Padahal dana Rp 1 miliar dari kas daerah sudah disiapkan untuk subsidi bus tersebut.

a�?Ini sudah jadi perhatian pemkot, segera diselesaikan,a�? ujar Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito, usai rapat gabungan pekan lalu. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka