Ketik disini

Giri Menang Headline

Dewan Keras, Pemkab Melunak

Bagikan

GIRI MENANG – Polemik terkait kerja sama TPA Kebon Kongok, antara Pemkab Lobar denganPemkot Mataram perlahan mulai menemukan titik terang. Kabarnya kedua kubu bakal menggelar pertemuan dalam waktu dekat, guna membahas keberlangsungan kerja sama tersebut.

a�?Dalam dua hari ini, insya Allah sudah dibicarakan. Kemarin sudah ada komunikasi langsung dengan Asisten I Setda Kota Mataram,a�? ungkap Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Lobar HL Surapati, kemarin (23/1).

Komunikasi itu bertujuan meninjau dan membicarakan ulang item-item kesepakatan soal kontrak tersebut.A�Misalnya, terkait dengan luas wilayah di TPA milik Kota Mataram. Sampai kontribusi pemkot terhadap desa-desa yang terkena dampak oleh sampah, ataupun truk sampah yang melintas.

a�?Terutama untuk Desa Suka Makmur yang menjadi desa paling kena dampak. Karena merupakan lokasi TPA tersebut,a�? ungkapnya.

Mantan Kepala BPMPD itu berharap dengan fasilitasi dari pemerintah provinsi membuat komunikasi dengan Kota Mataram semakin mesra. Berjalan lancar dan saling menguntungkan. Terutama dari aspek produksi sampah warga Kota Mataram.

a�?TPA tersebut sangat berarti bagi warga dan Pemkot Mataram,a�? tandasnya.

Sementara itu, terkait akan adanya pertemuan Pemkab Lobar dengan Pemkot Mataram yang difasilitasi oleh provinsi. Kalangan DPRD Lobar melarang pihak eksekutif melakukan pertemuan. Sebelum adanya konsep yang matang.

a�?Nanti pas di sana baru pikirin konsep seperti apa. Lebih baik jangan ketemu kalau seperti itu,a�? tegas Wakil Ketua III DPRD Lobar Sulhan Muchlis Ibrahim ditemui selepas rapat Paripurna internal di Gedung DPRD Lobar.

Menurut Sulhan ada sejumlah hal yang perlu dipersiapkan sebelum pertemuan itu berlangsung. Seperti perhitungan konpensasi infrastruktur yang ada. Begitu juga soal retribusi yang didapat Pemkab Lobar dengan Kota Mataram membuang sampah ke Lobar.

“Itu harus dihitung dan dipikirkan. Termasuk juga bentuk perhatian terhadap desa-desa yang dilalui,a�? sarannya.

Keberadaan galian C di TPA Kebon Kongok yang memperluas areal pembuangan sampah, kata Sulhan juga perlu diperhatikan. Baik masalah izin hingga persoalan retribusi. A�a�?Jangan sampai hanya dikeruk, tapi tidak ada hasil yang bisa diperoleh,a�? tegasnya.

Kabar pertemuan antara Pemkab Lobar dan Pemkot Mataram soal TPA Kebon Kongok dibenarkan oleh Sekda Lobar H Moch Taufiq. Sekda mengatakan, akan ada pertamuan minggu ini difasilitasi oleh provinsi. “Insya Allah dalam minggu ini sudah ada solusinya,a�? ucap Sekda.

Meski kontrak kerja sama telah berakhir 3 Januari lalu, aktivitas pembuangan sampah di TPA Kebon Kongok masih berjalan lancar. Tidak ada penolakan dari warga sekitar. Begitupun aksi menyetop truk sampah Kota Mataram yang melintas. Hingga kemarin aktivitas masih tetap seperti biasanya. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys