Ketik disini

Bima - Dompu

Mutasi dan Promosi Harus Teliti

Bagikan

KOTA BIMAA�– Tidak sedikit kepala daerah yang memanfaatkan jabatannya untuk menurunkan jabatan seseorang yang tidak disukai. Untuk meminimalisir hal tersebut pemerintah pusat telah mengeluarkan aturan yang ketat terhadap mutasi dan promosi pejabat.

Kepala Badan Kepegawaian dan SDM Kota Bima Supratman A�mengatkan, untuk mengangkat pejabat eselon harus melalui test.

“Sekarang kepala daerah tidak boleh sembarangan mengangkat dan menurunkan pejabat eselon. Ada tahapan yang harus dilalui,” ujarnya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin(23/1).

Bagi pejabat yang lulus tes, bisa langsung dinaikan. Sedangkan yang tidak lulus, juga bisa diturunkan. Namun, yang bersangkutan harus diberi waktu enam bulan untuk memperbaiki kekurangannya.

“Tahun ini rencananya akan dilakukan tes untuk jabatan eselon III naik ke eselon II,” ungkap mantan Sekretaris DPRD Kota Bima ini saat ditemui di ruang kerjanya.

Tes tahun ini untuk mengisi beberapa kekosongan jabatan pada tataran eselon dua. Karena Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Diskoperindag dan staf ahli masih kosong.

Mereka yang akan mengikuti tes adalah yang sudah memenuhi syarat. Baik itu syarat administrasi dan syarat yang ditetapkan panitia seleksi.

“Pejabat eselon III yang mau naik ke eselon II harus ikut tes ini dulu. Jangan harap bisa naik kalau tidak ikut tes dan dinyatakan lulus,” tegasnya. (nk/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka