Ketik disini

Headline Tanjung

Pemkab Harus Tegas

Bagikan

TANJUNG – Pemkab Lombok Utara masih berupaya untuk menagih piutang pajak yang belum dibayarkan sejumlah hotel. Piutang ini terhitung mulai dari tahun 2016 lalu.

Dari data sebelumnya per September 2016 piutang tersebut mencapai Rp 11 miliar. Setelah dilakukan langkah penagihan nominalnya pun menyusut hingga menyisakan Rp 2 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (BPD) Lombok Utara Zulfadli mengatakan, langkah persuasif hingga kini terus diupayakan. Karena piutang ini adalah sumber pendapatan daerah. a�?Sudah ada hotel yang melunasi hingga batas 31 Desember 2016. Dan sekarang sisa Rp 2 miliar. Kami di sini akan terus mengupayakan penagihannya,a�? ujarnya.

Ditambahkan, sebelumnya terdapat empat hotel besar yang notabene memiliki piutang hingga miliran rupiah. Dua diantaranya sudah melunasi meski sisanya masih belum karena ada kendala. Dua dari empat hotel ini ada yang berlokasi di darat dan juga di gili.

Pihaknya pun mengatakan, tahun ini sistem terkait pajak akan dibenahi. Karena pemkab sudah bekerjasama dengan Pemkot Bandung untuk memasang aplikasi e-Pajak menggunakan sistem online.

Dengan aplikasi ini akan ketahuan mana-mana hotel atau wajib pajak lainnya yang belum membayar, ataupun yang tidak membayar. Dengan sistem ini pula, ia berharap pengusaha dapat mentaati aturan. a�?Kita lihat realisasinya Februari, setelah itu baru kita pasang ke hotel. Modelnya ini tiping box, artinya data yang masuk ke hotel bisa diakses langsung pemkab,a�? jelasnya.

Implementasi dari pada aplikasi ini dilakukan secara bertahap. Karena dari ratusan hotel tidak semua yang bisa terpasang karena terkendala biaya. Tahap awal akan diterapkan pada hotel besar yang memiliki pendapatan besar.

Berkaca pada tahun sebelumnya, pemkab tak mau kecolongan. Sehingga pembenahan di internal terkait perpajakan pun harus dilakukan. a�?Memang kebanyakan hotel masih konvensional. Tetapi mereka melakukan pembayaran sendiri ke bank daerah. Dalam hal ini kejujuran sangat penting, sebab mereka akan merekap dan juga melakukan pembukuannya sendiri,a�? tandasnya.

Untuk 2017 target yang ditetapkan sebesar Rp 135 miliar. Dia yakin target ini bisa tercapai. Apalagi jika aplikasi maupun sistem terkait pajak bisa diimplementasikan dengan baik. a�?Kalau di pendataan baik misalnya mana saja potensi pajak itu, kita optimis. Jangankan Rp 135 miliar bisa saja jumlahnya nanti lebih dari target,a�? tegasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys