Ketik disini

Metropolis

Resmi, TV dan Radio Lombok Post Pegang Izin Siar

Bagikan

MATARAM – Inilah momen membahagiakan bagi radio Lombok Post FM dan Lombok Post TV. Dua media penyiaran di bawah Lombok Post Group ini, Senin 23 Januari 2017 kemarin akhirnya resmi mendapatkan Izin Penyelenggaran Penyiaran (IPP) dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi NTB.

Dengan terbitnya izin ini, berarti frekwensi publik yang dipakai dua media Lombok Post selama ini, secara legal bisa digunakan untuk sarana informasi dan hiburan bagi masyarakat. Terutama untuk menghadirkan konten dan program acara yang edukatif dan informatif.

“Ini kebanggaan sekaligus kebahagiaan bagi kami,” kata Direktur Utama (Dirut) Lombok Post Group Alfian Yusni.

Proses penerbitan izin ini diakui melalui proses yang panjang dan berliku. Namun karena ketekunan dan arahan yang jelas dari KPID, akhirnya masa penantian bertahun-tahun lamanya membuahkan hasil dengan terbitnya izin yang ditunggu-tunggu.

“Kami akan berupaya menggunakan izin penyiaran di saluran publik ini dengan penuh tanggung jawab,” sambungnya.

Sejauh ini, sebagai media terbesar dan menjadi rujukan informasi utama masyarakat NTB, Lombok Post selalu berupaya menghadirkan informasi yang berkualitas dan mencerahkan. Artinya dengan terbitnya izin bagi dua media Radio dan Televisi, Lombok Post akan berupaya memenuhi semua aspek informasi yang dibutuhkan masyarakat. Ini sekaligus sebagai langkah nyata ikut mencerdaskan warga NTB dengan informasi yang layak untuk diketahui.

“Selamat saya ucapkan pada TV dan Radio Lombok Post, pesan saya gunakanlah saluran publik ini untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat kita,” kata Ketua KPID NTB Sukri Aruman.

Lebih jauh, Sukri berharap komunikasi antara KPID dan Media Lombok Post Group tidak terputus sampai keluarnya izin ini saja. Tetapi bisa dilanjutkan dalam pertemuan-pertemuan yang edukuatif dan kostruktif. Misalnya, dengan menggelar banyak diskusi-diskusi konten dan program penyiaran yang menyehatkan bagi masyarakat.

“Saya percaya SDM Lombok Post Group, termasuk TV dan Radio sangat luar biasa,” puji Sukri.

Ia berharap Lombok Post ke depan terutama untuk TV dan Radio bisa menambah konten acara yang berbeda dibanding media lain. Sehingga masyarakat bisa menikmati ciri khas TV dan Radio Lombok Post yang tidak ada di media lain. Bila perlu mengadakan semacam survei pemirsa untuk menentukan konten dan program acara apa yang tepat.

KPID NTB lanjut Sukri punya ekspektasi besar pada TV dan Radio Lombok Post, menjadi salah satu lembaga siar yang high quality. “Lombok Post TV dan Radio harus beda dengan media lain,” harapnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua KPID NTB Maryati juga menyampaikan harapan yang sama. namun ia tetap menekankan pentingnya bagi TV dan Radio Lombok Post mematuhi rambu-rambu yang tertuang dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 SPS).

“Sebab kalau ada yang dilanggar, kami tetap saja seperti biasa akan mengirimkan ‘surat cinta’,” kata Maryati.

Pemahaman P3 SPS sangat penting untuk mewujudkan iklim siar acara yang sehat dan edukatif bagi masyarakat. Ia menegaskan kembali jika frekwensi siar TV dan Radio Lombok Post saat ini secara substantif tetaplah milik masyarakat. Karena itu, konten acara tentu harus benar-benar bisa dipertanggung jawabkan pada publik.

“Kami  tidak berniat mengajari ikan berenang. Kami sangat paham teman-teman di sini lebih faham seperti apa acara dan program kreatif dan bagus bagi masyarakat. Tetapi kami tetap punya kewajiban untuk selalu memantau semuanya masih pantas dinikmati masyarakat,”  tandasnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka