Ketik disini

Catatan Redaksi Headline Sumbawa

Saluran Irigasi Penyaring Rusak

Bagikan

SUMBAWA– Para petani di wilayah Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara kini sedang cemas. Sekitar 200 hektara lahan pertanian milik petani terancam kekeringan. Selain karena curah hujan yang sangat kurang, kekeringan ini juga disebabkan oleh faktor tekhnis.

Menurut Camat Moyo Utara Tajuddin mengatakan, hingga saat ini distribusi air dari Bendungan Batu Bulan yang menjadi tumpuan petani apabila curah hujan rendah justru tidak berjalan lancar. Pasalnya, sekitar 20 meter saluran irigasi di sekitar UTS wilayah Olat Maras rusak berat. Sehingga suplai air untuk wilayah Moyo Utara tidak berjalan.

“Ini yang terus kami komunikasikan agar proses perbaikan segera selesai dilakukan. Hasil koordinasi awal kami dengan pihak pengairan, katanya sekarang sudah diperbaiki. Tapi kami harap bisa segera selesai. Karena kalau dalam minggu ini tidak ada suplai air, maka dipastikan lahan pertanian di Denyaring kering,” katanya.

Selian mengancam tanaman padi, kurangnya air untuk lahan pertanian wilayah Penyaring katanya juga mengacam tanaman jagung para petani. Pasalnya, kondisi jagung para petani saat ini tengah membutuhkan air. Kalau tidak terpenuhi, maka dipastikan hasil panen minim.

Selain tengah berharap perbaikan saluran irigasi ke wilayah Moyo Utara selesai diperbaiki, pemerintah kecamatan juga terus melakukan upaya lain. Salah satunya dengan melakukan sholat istisqo bersama warga. Setelah pekan lalu menggelar sholat berjaam di Dusun Omo Desa Penyaring, Rabu besok camat rencana akan mengajak warga Moyo Utara untuk sholat istisqo di halaman depan kantor camat Moyo Utara. (aen/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka