Ketik disini

Praya

Investor Nakal Hambat Pariwisata Loteng

Bagikan

PRAYAA�– BanyaknyaA� wisatawan yang datang di Lombok Tengah (Loteng) dirasa tidak sebanding dengan jumlah kamar yang tersedia. Saat ini, total kamar penginapan di Gumi Tatas Tuhu Trasna hanya 1.000 unit, sementara yang dibutuhkan 70 ribu unit kamar.

a�?Ini yang kami dorong agar ITDC segera membangun. Begitu pula, investor lainnya,a�? kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Loteng HL Muhammad Putrie, kemarin (24/1).

Dampak dari kekurangan fasilitas tersebut, sesal Putrie wisatawan justru mencari penginapan diluar Loteng, sehingga yang menikmati hasil malah kabupaten/kota lain, sementara destinasi wisata ada di Loteng.

Hanya saja, kata Putrie investor yang membangun fasilitas pariwisata itu masih terbatas. Kalau pun ada, hanya seremonial peletakan batu pertama pembangunan hotel saja, setelah itu menghilang entah kemana.

A�a�?Melalui kesempatan ini, lagi-lagi saya minta mohon segera membangun, apalagi yang ditunggu,a�? serunya.

Menurut Putrie setiap tahun kunjungan wisatawan di Loteng meningkat. Tahun 2016 lalu mislanya,A� dari target 70 ribu, Putrie mengklaim kunjungan meningkat menjadi 300 ribu orang. Sayangnya, dari sekian banyak wisatawan itu, hanya beberapa ribu saja yang menginap di di Loteng.

a�?Apalagi, menjelang pelaksanaan Festival Pesona Bau Nyale 16-17 Februari mendatang, seluruh kamar penginapan full semua, tidak ada yang kosong,a�? kata Putrie.

Senada dikatakan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Camat Pujut HL Muhammad Amin. Ia menegaskan, agar pemerintah desa dan dusun ikut membantu pemerintah, mendorong dan mengingatkan kepada para investor, untuk membangun. a�?Kalau tidak serius, lebih baik kita usir saja mereka. Kita harus bersikap tegas dan keras,a�? usul Amin.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys