Ketik disini

Tanjung

Jangan Asal Bongkar!

Bagikan

TANJUNGA�– DPRD Lombok Utara menyoroti tindakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang membongkar salah satu bangunannya. Karena pembongkaran itu dianggap tidak mengikuti prosedur yang berlaku.

DPRD menyayangkan hal ini, sebab terkesan ada perbedaan persepsi antara Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Mengingat, di dalam aturan jika ingin menghapus aset mesti dibuat tim. Ini untuk mengkaji nilai dari pada aset tersebut. a�?Meskipun bangunan itu dinilai sudah tua dan tidak layak bukan berarti asal bongkar. Ada prosedurnya,a�? ujar anggota DPRD Lombok Utara Ardianto, kemarin (24/1).

Ditambahkan, gedung tersebut masih terdaftar dalam aset daerah. Sehingga mekanisme yang benar, dinas bersangkutan mengusulkan penghapusan aset. Kemudian, BPKAD menurunkan tim untuk melakukan penilaian aset tersebut. Setelah nilainya ditentukan, barulah BPKAD mengusulkan aset tersebut dihapus. a�?Kalau sudah dihapus baru bisa dibongkar. Meskipun Dinas Pertanian mengaku sudah berkoordinasi dengan BPKAD semestinya ditunggu dulu prosesnya,a�? harapnya.

Untuk itu, pihaknya akan memanggil seluruh pihak yang terkait. Ini untuk mencari kejelasan, karena ini ada aturan yang sudah dilanggar.

Sementara Kepala BPKAD Raden Nurjati mengatakan, bangunan yang dirobohkan itu masih termasuk dalam kategori aset daerah. Pihaknya pun belum menindaklanjuti aset ini kendati surat dari dinas terkait sudah masuk.

Sebenarnya, BPKAD sudah mengimbau supaya menahan dulu pembongkaran bangunan tersebut. Karena dalam waktu dekat tim penilaian akan ke lapangan meninjau langsung.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lombok Utara Wahyu Darmawan mengungkapkan, pihaknya sudah membuat semacam taksiran bangunan.

Pembongkaran dilakukan karena demi faktor keselamatan. Di mana bangunan yang didirikan tahun 1982 tersebut tidak stabil. Terutama saat ada kendaraan yang lewat jalan di depan kantor. a�?Secara lisan memang sudah, tinggal administrasinya diproses BPKAD. Mereka juga sudah datang ke sini,a�? tandasnya.

Rencananya bangunan tersebut dirobohkan kemudian lahannya digunakan sebagai halaman kantor dan tidak akan dibangun kembali. Menurutnya, meskipun masih masuk aset daerah, tapi nilainya juga akan kecil. “Sudah mengalami penyusutan dan kondisinya sudah tua,” pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys