Ketik disini

Metropolis

NTB Jadi a�?Kelincia�? Percobaan

Bagikan

MATARAMA�– Provinsi NTB akan menjadi proyek percontohan vaksinasi masal Pnemoukokus Konjugasi. Hal ini terungkap dalam kunjungan Tim Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan di ruang kerja Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin, kemarin (24/1).

Kunjungan tim ITAGI ini dilakukan dalam rangka meminta izin terkait pelaksanaan pilot project vaksinasi masal Pnemoukokus Konjugasi. Diharapkan dengan adanya vaksinasi masal ini dapat menjadikan NTB sebagai daerah bebas penyakit infeksi paru-paru pada anak.

Harga vaksin Pnemoukokus Konjugasi sangat mahal. Perdosis sekitar Rp 850 ribu. Butuh empat kali imunisasi agar bayi bebas penyakit infeksi paru-paru basah. Karena harganya yang sangat mahal, Kemenkes diberi kesempatan untuk melakukan uji coba vaksin ini sebelum diterapkan di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, Kemenkes memilih NTB sebagai daerah uji coba. Jika uji coba ini berhasil maka akan dilaksanakan di seluruh Indonesia. Vaksinasi yang akan diujicobakan selama dua tahun ini akan dilaksanakan di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Timur.

Menanggapi kunjungan tersebut, Wagub NTB H Muhammad Amin yang didamping oleh Kepala Dinas Kesehatan dr Nurhandini Eka Dewi sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena Provinsi NTB memiliki misi menjadikan kesehatan sebagai prioritas utama dalam pencapaian kinerjanya.

Di mana NTB masih sangat perhatian dalam bidang kesehatan. a�?Keberhasilan suatu daerah dilihat dari masyarakat yang sadar akan kesehatan,a�? katanya. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys