Ketik disini

Bima - Dompu

Pasca Banjir, Pencetakan Biodata Meningkat

Bagikan

KOTA BIMA – Sebagian besar permukiman warga di Kota Bima terendam banjir bandang akhir tahun lalu. Air luapan sungai tersebut membawa harta benda warga, termasuk dokumen penting, seperti kartu keluraga (KK), dan dokumen lainnya.

Banyaknya dokumen yang hanyut tersebut membuat pengurusan biodata pengganti KTP peningkat. Dalam sehari warga yang mengurus bisa mencapai 100 lebih.

a�?Pasca banjir banyak sekali waga yang mengurus KK, akta kelahiran dan biodata. Mereka membuat ulang karena alas telah terbawa banjir,a�? ujar Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kota Bima Mariamah pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin(24/1).

Dijelaskan, mulai dari tanggal 22 Desember hingga kemarin warga yang membuat biodata mencapai 1.269 orang. Kemudian yang megurus KK mencapai 1.324.

A�Bila dirata-rata lanjutnya, dalam sehari yang mengurus KK dan biodata mencapai 100 orang. Kendati cukup banyak semua permintaan warga tersebut bisa terlayani.

a�?Alhamdulillah warga punya kesadaran untuk langsung mengurus biodata, KK dan akta mereka yang hanyut dibawa banjir,a�? tutur mantan Kabag Hukum Setda Kota Bima ini saat ditemui di ruang kerjanya.

Menyinggung kenapa warga harus mengurus biodata, Mariamah menjelaskan, biodata ini merupakan pengganti KTP. Itu karena sejak tahun lalu hingga kemarin blangko KTP kosong, sebab tidak ada kiriman dari pusat.

a�?Setiap daerah di Indonesia tidak memiliki blangko saat ini,a�? katanya.

Namun apa alasan blangko tersebut kosong, Mariamah mengaku tidak tahu. Sebab yang mencetak blangko KTP adalam Kementerian Dalam Negeri.

a�?Yang jelas kami selalu mengirimkan kebutuhan blangko ke pusat,a�? pungkasnya. (nk/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka