Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Sasak Maiq Hasilkan Produk Beragam

Bagikan

GIRI MENANG – Sasak Maiq merupakan salah satu usaha kecil mengah (UKM) yang cukup berkembang di NTB. Dalam waktu tiga tahun, UKM yang berada di Desa Senteluk, Batu Layar, Lombok Barat  ini berhasil membentuk 15 kelompok UKM produktif. Sasak Maiq juga memiliki rumah kemasan yang berada di Gerung, Lombok Barat.

Sasak Maiq digerakkan oleh Baiq Siti Suryani yang mengawali bisnisnya dari membuat makanan ringan seperti keripik jagung, stik, rengginang, dan kopi berbahan dasar rumput laut. Sebelumnya dia memasarkan produknya sendiri dengan berkeliling ke sejumlah pedagang-pedagang.

“Awalnya dibantu dua orang saja. Saya mengerjakan semuanya baik dari membuat, mengemas, hingga memasarkan,” ujar Baiq Siti Suryani kepada Lombok Post kemarin (24/1).

Lambat laun usahanya semakin berkembang. Tidak hanya fokus berbisnis, ibu dua anak ini pun aktif memberdayakan masyarakat. Terutama para janda-janda dan wanita putus sekolah. Berbekal pengalamannya, dia mengajak masyarakat untuk mengikuti jejaknya. Sekaligus membentuk kelompok-kelompok usaha kecil.

Kini, produk yang dihasilkannya semakin beragam. Dia menghasilkan produk terasi tabur, abon ikan tongkol, terasi udang rebon, dan manisan rumput laut. Produknya ini bahkan sudah beredar disejumlah toko oleh-oleh.

“Kami bahkan melayani pemesanan dari luar daerah seperti Surabaya, Jakarta, Bandung, Malang,dan lainnya. Sekaligus menerima konsumen langsung terutama wisatawan mancanegara,” ungkapnya.

Mengenai harga, sangat bervariasi, dari kisaran Rp 15 ribu hingga Rp 25 ribu. Dia juga tidak sembarang dalam menjalankan manajemen bisnisnya. Suryani sangat memperhatikan kebersihan lingkungan kerjanya. Terutama terhadap para karyawan yang mengerjakan produk makanan terutama saat pengemasan.

Keberhasilannya itu menarik perhatian banyak pihak. Tidak jarang dia menerima kunjungan dari provinsi lain yang kepincut dengan manajemen industri UKM ini. Untuk mengembangkan bisnisnya, Suryani berencana membuat toko oleh-oleh dan terus mendorong produktivitas UKM binaannya. “Saya ingin punya toko oleh-oleh sendiri,” tegas dia. (tan/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka