Ketik disini

Kriminal

Warga Lotim Minta Kasus iPasar Dihentikan

Bagikan

MATARAM – Forum Masyarakat Peduli Lombok Timur mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, kemarin (25/1). Kedatangan forum yang diketuai Muhammad Ihsan ini bermaksud untuk melakukan hearing terkait perkara iPasar di Lotim.

Kedatangan mereka, langsung diterima Wakil Kejati NTB bersama sejumlah pejabat Kejati. Meraka kemudian melakukan hearing tertutup di ruang rapat Kejati NTB, sekitar pukul 10.30 Wita.

Ditemui usai hearing, Muhammad Ihsan mengatakan, pihaknya hanya meminta penjelasan terkait perkara iPasar. Sebab, di Lombok Timur sendiri banyak isu seputar penanganan perkara tersebut. Apalagi, sempat beredar kabar perkara iPasar telah dihentikan KPK, namun kini malah dilanjutkan Kejati NTB.

a�?Banyak informasi menyatakan ini titipan, ada intervensi dari pihak ketiga, karena itu kami datang untuk mengkonfirmasi itu,a�? kata Ihsan, kemarin.

Menurut Ihsan, kedatangan mereka bukan untuk menekan jaksa dalam menangani perkara tersebut. Komunikasi dengan dua orang tersangka yang telah ditetapkan jaksa, pun diakui dia tidak pernah dilakukan.

a�?Tidak ada komunikasi khusus, ini murni inisiatif kita sendiri agar mendapat penjelasan yang komprehensif,a�? ungkapnya.

Terkait pembicaraan selama hearing, Ihsan mengatakan, jika dimungkinkan, pihaknya meminta proses perkara untuk dihentikan. Namun, permintaan tersebut tidak mungkin untuk direalisasikan penyidik.

Meski demikian, pihak Kejati memberi peluang bagi mereka untuk menghadirkan sejumlah saksi. Yang sekiranya mampu meringankan tersangka dalam perkara tersebut.

a�?Jaksa sudah mengimbau seperti itu, kalau ada saksi yang bisa meringankan, bisa dikonfirmasi ke Kejati untuk dihadirkan,a�? kata dia.

Terpisah, juru bicara Kejati NTB Dedi Irawan membenarkan jika dalam hearing, Forum Masyarakat Peduli Lotim meminta perkara iPasar dihentikan. Hanya saja, jaksa tidak mungkin mengabulkan hal tersebut. Sebab, pihaknya tidak menemukan adanya kemungkinan untuk dilakukan penghentian perkara.

a�?Tidak mungkin dikabulkan, itu juga sudah ditegaskan dalam hearing tadi oleh Wakajati NTB,a�? kata Dedi.

Terkait dengan rumor adanya intervensi pihak lain, Dedi juga membantahnya. Termasuk isu penghentian perkara yang dilakukan KPK. Kata dia, KPK tidak pernah menghentikan perkara iPasar. KPK hanya melakukan pelimpahan perkara kepada Kejati NTB, dengan alasan lokasi perkara yang masih berada di wilayah hukum Kejati NTB.

a�?Sudah kami jelaskan jika isu tersebut tidak benar,a�? tandasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka