Ketik disini

Selong

Pekerja Tiongkok Kembali Setelah Imlek

Bagikan

SELONGA�– Sebanyak 12 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja di kapal keruk Cai Jun 1 telah dideportasi Senin (23/1) lalu. Hal tersebut A�berdampak pada proses pengerukan kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji, Lombok Timur (Lotim). Mengingat 12 TKA tersebut merupakan tenaga ahli di bidang pengerukan yang didatangkan kontraktor.

a�?Kami masih menunggu laporan dari pihak kontraktor. Belum bisa dipastikan apakah ada perpanjangan waktu atau tidak. Itu diurus pejabat lama, PPK-nya Pak Nugroho,a�? kata Kepala Dinas PU Lotim, Toni Satria Wibawa kepada Lombok Post.

Namun, beberapa kali dikonfirmasi terkait pengerukan labuhan Haji, PPK proyek pengerukan Labuhan Haji tak ada ditempat Terpisah, Kepala UPP Labuhan Haji, Hasibullah membenarkan bahwa 12 TKA telah dipulangkan oleh pihak Imigrasi. Sehingga saat ini ia mengaku belum ada aktivitas lanjutan untuk proses pengerukan.

a�?Cuma ada orang mancing saja di sini (Pelabuhan Labuhan Haji, Red),a�? candanya.

Namun demikian, Hasibullah mengaku telah ditelpon oleh pihak Syahbandar bahwa 12 TKA tersebut akan kembali lagi ke Lotim. Hal itu setelah berkas-berkas dan persyaratan dipenuhi.

a�?Saya sudah ditelpon oleh Syahbandar pak Suharmaji dan agennya Pak Abeng bahwa TKA ini ditarik dulu. Katanya sih nanti mau kembali lagi setelah Imlek sambil melengkapi berkas-berkasnya,a�? ujarnya.

Kepala Imigrasi Mataram, Romy Yudianto menjelaskan para TKA ini memang masih diperbolehkan kembali ke Indonesia untuk bekerja. Dengan catatan segala bentuk dokumen keimigrasian untuk bekerja di Lombok telah lengkap. a�?Bisa saja masuk lagi, tapi kita lihat dulu lengkap atau tidak dokumen mereka nantinya,a�? kata dia.

Dari pihak legislatif, Ketua DPRD Lotim H Khairul Rizal beberapa kali ngotot meminta ekskutif tegas mengambil keputusan untuk memutus kontrak. Lantaran pihak kontraktor dinilai tidak kompeten dan tidak professional. a�?Kalau kami minta ya harus tegas. Putus kontraknya dan minta mereka mengembalikan uang muka yang telah diberikan beserta dendanya. Kontraktor ini sudah jelas-jelas tidak kompeten,a�? tegas Rizal. (ton/dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka