Ketik disini

Kriminal

Tersangka iPasar Penuhi Panggilan Jaksa

Bagikan

MATARAM – Meski sempat diminta untuk menghentikan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB ternyata melanjutkan penanganan kasus dugaan penyimpangan anggaran dalam proyek Sistem Resi Gudang (SRG) PT. iPasar IndonesiaA� di Lombok Timur. Kemar Kemarin (25/1), dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB.

Pemeriksaan kedua tersangka, dibenarkan juru bicara Kejati NTB Dedi Irawan. Kata dia, kedua tersangka menghadap penyidik untuk menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka.

Pada pemeriksaan kemarin, selain memeriksa SA, penyidik kejaksaan juga melakukan pemeriksaan terhadap tersangka lainnya, yakni AG dari pihak PT iPasar Indonesia (Persero) yang mendapat proyek pengelolaan Sistem Resi Gudang (SRG) tersebut.

a�?Iya keduanya hadir untuk pemeriksaan. Ini pemeriksaan pertama sebagai tersangka,a�? kata Dedi, kemarin (25/1).

Sementara itu, salah satu tersangka, yakni SA yang ditemui awak media usai pemeriksaan mengatakan, dirinya datang untuk menjalani pemeriksaan.

a�?Sebagai orang taat hukum, kita hadir,a�? kata SA.

Kehadiran SA dalam memenuhi panggilan penyidik, sekaligus sebagai bantahan terkait dirinya yang tidak kooperatif selama proses penanganan perkara iPasar. SA mengatakan, jika dia dianggap tidak kooperatif, maka kemarin dirinya tidak akan hadir memenuhi panggilan jaksa.

a�?Tentu seperti itu, kalau tidak kooperatif, hari ini (kemarin, Red) saya tidak hadir,a�? ungkapnya.

Sementara itu, kuasa hukum tersangka, Maiftahurrahman juga menegaskan hal serupa. Kliennya dalam kasus ini menunjukkan sikap kooperatif. SA pun disebut tidak ada niat untuk menghambat proses penyidikannya.

“Kalau ada pemanggilan lagi, klien kami akan hadir. Selama ini juga seperti itu, tidak ingin menghalang-halangi proses pemeriksaan,” kata Miftahurrahman. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka