Ketik disini

Metropolis

Ada Rainbow, Pinacolada, hingga Virgin Mojito

Bagikan

Hawai merupakan surganya minuman tropical. Minuman khas pantai yang mendunia ini tentunya bisa juga ditemukan di bar atau kafe yang ada di pesisir pantai. Namun apa jadinya jika minuman ini dijual di emperan toko. Berikut ulasannya.

***

BEBERAPA wanita dengan pakaian tradisional, berdiri memadati sebuah gerobak penjualan. Sebagian dari mereka sibuk selfie di depan gerobak tersebut.

Gerobak itu bernama a�?Ahola Tropical Drink a�?. Mendengar kata tropical drink dan a�?Aholaa�? yang hampir mirip dengan kata a�?Alohaa�?, tentu tak asing dengan pantai Hawai yang ada di bagian Barat Daya Amerika Utara. Pantai ini merupakan salah satu pantai terkenal dunia yang memiliki ciri khas dengan minuman tropicalnya.

Gerobak ini menjual minuman khas pantai Hawai. Beraneka minuman tropical koktail dijual. Mulai dari Rainbow, Shirley Temple, Sunset, Pinnacolada, Ocean Milk, Virgin Mojito, Coco Mint, Coco Loha, dan Mocha Loha.

a�?Untuk Rainbow kita ada dua varian. Rainbow lychee dan original,a�? ujar Margatin, pemilik gerobak Aloha Tropical Rainbow.

Pria 22 tahun ini menuturkan, meski minuman koktail namun tidak mengandung alkohol. Berbeda dengan yang ada di bar ataupun kafe. Sehingga pembeli tidak perlu khawatir dengan kehalalan minuman tersebut.

Meski berada di emper toko, namun gerobak ini menjual minuman dengan kualitas yang sama dengan bar atau kafe. Menariknya, harganya justru jauh lebih terjangkau. Perminuman, hanya dibandrol Rp 8 ribu per cupnya.

a�?Hanya varian Rainbow Lychee yang berbeda. Harganya Rp 9 ribu karena sirup lecinya didatangkan langsung dari Jawa,a�? aku pria asli Seragen itu.

Pria yang akrab disapa Margan tersebut mengaku baru sebulan membuka usaha itu. Minuman ini merupakan waralaba yang berpusat di Seragen yang telah memiliki banyak cabang di sana. Sementara di Lombok sendiri, ini merupakan outlet pertama Ahola Tropical Drink.

Semua berawal dari informasi dari salah satu temannya terkait usaha itu. A�Ia juga memiliki pengalaman kerja di Gili Trawangan selama dua tahun di bagian bar. Hal ini tentunya sangat mendukung usahanya tersebut.

Minuman yang ia jual mendapat respons yang sangat baik dari pembeli. Terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa. Tak jarang dari mereka, menjadikan gerobak jualannya tersebut sebagai tempat foto dan selfie.

Dari segi pendapatan, ia pun dapat meraup keuntungan yang cukup besar. Sehari 150 hingga 200 cup habis terjual. Namun hal ini tergantung keadaan cuaca.

Jika matahari sedang, banyak pengunjung yang datang membeli. “Lebih lengkap tentang varian kita, bisa dicek di IG kita @aholatropicalmataram,a�? pungkasnya. (FERIAL AYU/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka