Ketik disini

Metropolis

Alfamart Kena Warning

Bagikan

MATARAM – Kasus persoalan selisih harga antara di rak dengan di kasir yang terjadi di salah satu toko Alfamart, membuat Dinas Perdagangan (Disdag) meradang.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, sekaligus Plt Dinas Perdagangan Kota Mataram, Wartan mengancam akan mengirim nota peringatan.

Tak berhenti sampai di situ, Wartan bahkan berencana menyidak langsung beberapa toko-toko Alfamart. a�?Bila perlu dengan adanya ini, saya akan kerahkan anak buah saya,a�? ancam Wartan.

Ia tidak ingin ada stigma pengawasan lemah dari pemerintah. Apalagi ini kaitannya dengan kepuasan masyarakat terhadap sektor perdagangan di Kota Mataram.

Apa pun alasannya, apa yang tertulis di sistem dengan yang tertera pada dagangan harus sama. Jangan sampai, ini hanya dijadikan celah oleh pihak tertentu untuk meraup keuntungan sendiri.

a�?Idealnya itu harus sesuai dengan apa yang tertulis di sistem. Kalau itu ada kesalahan-kesalahan, nanti kita lihat (setelah sidak),a�? sambungnya.

Kasus ini secara tidak langsung telah menimbulkan was-was bagi masyarakat. Apapun alasannya, semua pihak harus mematuhi kewajiban dan hak masing-masing. Termasuk pedagang juga harus mematuhi dan memenuhi hak-hak informasi akurat yang harus diterima konsumen.

a�?Akan ada penertiban, ndak boleh itu,a�? tegasnya.

Staf Bidang Hukum Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Mataram Edyanto mengatakan, kasus di Alfamart termasuk menarik. Hanya saja memang pihaknya belum pernah menerima laporan dan menangani kasus serupa.

Sejauh ini, BPSK memang banyak menangani kasus leasing atau kredit kendaraan bermotor. Tetapi sesuai domainnya menengahi perkara antara konsumen dengan penjual, BPSK tentu siap turun membantu menyelesaikan.

a�?Tetapi kalau ada laporan dari konsumen yang merasa dirugikan, bisa ditangani. Di sini kan ada pihak yang merasa dirugikan,a�? imbuhnya.

Ia melanjutkan, memang ada banyak kemungkinan kenapa harga di rak dengan sistem bisa beda. Tetapi yang dikhawatirkan tentu ada unsur kesengajaan dengan kata lain semacam mengelabui masyarakat yang tidak paham.

“Kalau di dalam undang-undang perlindungan konsumen, salah satu poin yang harus dipatuhi pedagang adalah, konsumen berhak mendapatkan informasi yang jelas dan akurat,a�? tegasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi II Misban Ratmaji menyesalkan dengan adanya kasus ini. Ia meminta masyarakat lebih teliti lagi dalam berbelanja.

“Perhatikan, apa sama dengan di rak dengan di sistem. Saya juga pernah mengalami,a�? ungkap Misban jujur.

Beberapa kali politisi PKPI ini, harus mengoreksi kasir karena perbedaan harga. “Pemilik usaha juga tidak usah berlindung dari kata lupa. Kalau ngaku ini kerap terjadi harusnya segera diperbaiki,a�? ingatnya.

Bahkan, Misban mengaku punya rencana untuk melakukan sidak ke toko Alfamart. Terkait keresahan masyarakat dengan adanya perbedaan harga. Jangan sampai ada pihak yang mencoba meraup keuntungan dengan cara-cara yang tidak benar. (zad/r5)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka