Ketik disini

Selong

Dipanggil Dewan, PU Tak Datang

Bagikan

SELONGA�– Komisi IV DPRD Lombok Timur (Lotim) kemarin (26/1) memanggil Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lotim terkait molornya pengerukan kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji. Sayang, panggilan ini nampaknya tak diindahkan. Dinas tersebut tak hadir. Karena itu sejumlah anggota Komisi IV turun langsung memantau proses pengerukan kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji.

a�?Sebenarnya kami ingin meminta kejelasan terlebih dulu dari Dinas PU. Tapi mereka mengaku berhalangan, makanya kami langsung turun memantau proses pengerukan. Tapi tidak ada proses apa-apa di sana, tidak ada aktivitas,a�? aku Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lotim HM Safrudin Zuhri kepada Lombok Post.

Komisi IV mengaku ingin duduk bersama dengan Dinas PU untuk menyelesaikan persoalan pengerukan ini. Mereka ingin mencaritahu dimana letak permasalahan yang sesungguhnya. Sayang niatan komisi yang membidangi infrastruktur ini diabaikan.

a�?Besok (hari ini, Red) kami akan agendakan kembali memanggil pihak Dinas PU. Kepala Dinas dan semua yang berkaitan dengan proses pengerukan akan kami panggil, kami minta tidak diwakilkan,a�? tegas Syafrudin.

Hingga saat ini pihak komisi IV DPRD Lotim mengaku belum bisa mengambil kesimpulan sebelum mengetahui informasi dari PU. Karena kejelasan informasi yang diterima saat ini masih abu-abu. Syafrudin mengaku pihak dewan mendapat kabar bahwa proyek pengerukan kolam labuh masih adendum selama 26 hari. Sehingga belum bisa diberikan putusan akhir. a�?Katanya sih adendum kedua seperti itu. Tapi kebenarannya itu belum bisa kami pastikan karena tidak ada informasi yang jelas dari Dinas PU ini,a�? bebernya.

Dewan meminta jangan sampai niatan baik kepala daerah untuk membangun kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji yang lebih baik ini berakhir buruk. a�?Niat mengeruk Labuhan Haji ini sebenarnya baik. Tapi pelaksanaannya ini yang tidak baik. Apakah itu dari pihak ketiga atau siapa kami belum tahu. Makanya ini yang sama-sama kita cari tahu dimana letak permasalahannya,a�? ucapnya.

Dari pantauan Lombok Post, hingga kemarin belum ada aktivitas lanjutan proses pengerukan kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji. Pipa yang sudah terpasang hingga saat ini belum mulai difungsikan. Sementara 12 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang menjadi operator kapal keruk Cai Jun 1 telah dipulangkan Senin (23/1) lalu. Lantaran para TKA tersebut tidak memiliki izin untuk bekerja. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka