Ketik disini

Headline Praya

Langkir Merasa Difitnah

Bagikan

PRAYAA�– Para tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya di Lombok Tengah (Loteng), diminta bersabar. Karena cepat atau lambat, tunggakan uang jasa pelayanan (JP) kesehatan akan terbayar.

a�?Jangan kemudian, membuat kegaduhan. Apalagi, main tuduh menuduh. Mari kita berpikir jernih,a�? saran Anggota Komisi IV DPRD Loteng Ahmad Supli, kemarin (26/1).

Persoalan tunggakan JP tersebut, terang Supli bukan karena adanya anggaran yang mengendap atau korupsi di RSUD, bukan pula kesalahannya dari Pemkab. Melainkan, murni tanggungjawab provinsi, karena sampai saat ini klaim JP yang dimaksud belum dikucurkan.

Untuk itulah, pihaknya mendorong Pemkab membantu rumah sakit mengingatkan provinsi. Kendati demikian, persoalan itu sudah seringkali terjadi, namun tidak saja menimpa RSUD, tapi di Dinas Kesehatan (Dikes) juga.

a�?Sehingga sekali lagi, tidak ada kata yang menyejukkan, selain sabar dan sabar. Karena, pasti akan terbayar, cuma menunggu waktunya saja,a�? seru Supli.

Politisi PKS itu pun percaya, bahwa direktur RSUD Praya Muzakir Langkir, tidak melakukan tindak pidana korupsi. Tuduhan yang dilayangkan kepada mantan Kepala Puskesmas Praya itu terlalu tendensius. a�?Saya yakin, yang menyebar fitnah itu datang dari internal kami di rumah sakit,a�? sesal direktur RSUD Praya Muzakir Langkir, terpisah.

Untuk membuktikan kebenarannya, ia menantang siapa pun agar menunjukkan bukti tuduhan korupsi tersebut. Jika tidak, ia terpaksa menempuh jalur hukum, atas dugaan fitnah. a�?Kalau mengeluh, maka mengeluhlah sesuai fakta. Jangan terlalu berlebihan,a�? sindir Langkir.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka