Ketik disini

Kriminal

Dor…! dan rico pun tumbang

Bagikan

MATARAMA� -A� Polisi berhasil membekuk David alias Rico, 19 tahun. Meski masih tergolong remaja, aksi pelaku dalam melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terbilang mahir. Dia sudah mencuri empat unit motor di TKP berbeda di Kota Mataram.

Menurut keterangan polisi, Rico terakhir beraksi pada Jumat (20/1). Pada hari itu, Rico yang juga residivis kasus yang sama, bahkan melakukan aksi curanmor di dua tempat sekaligus, yakni di Jalan Diponegoro, Cakranegara dan Jalan Pemuda, di Dasan Agung Baru.

a�?Dua TKP itu sudah masuk dalam laporan polisi,a�? kata Kasubbag Humas Polres Mataram AKP Arnawa, kemarin (29/1).

Dalam aksi terakhirnya di Cakranegara, Rico yang telah dikeluarkan dari sekolahnya saat SMP ini, berhasil menggondol sepeda motor Scoopy warna hitam. Ketika itu, pelaku tidak beraksi sendirian. Pencurian motor Scoopy tersebut dia lakukan bersama kawannya, yakniA� PTR yang kini buron.

Modus yang digunakan pelaku, lanjut Arnawa, dengan mengambil sepeda motor yang terparkir. Disaat korban lengah, Rico memainkan aksinya dengan merusak kunci kontak motor menggunakan kunci letter T.

Selanjutnya, polisi yang melakukan penyelidikan atas laporan korban, berhasil menangkap pelaku di Lombok Tengah. Ketika itu, Rico hendak memodifikasi motor curiannya, di sebuah bengkel di Desa Kidang, Lombok Tengah.

a�?Barang bukti yang diamankan polisi, motor scoopy tanpa plat nomor, diduga hasil kejahatannya di Cakranegara,a�? kata dia.

Selain terlibat pencurian motor, Rico diduga terlibat jaringan komplotan pencuri mobil. Kata Arnawa, selain motor di empat TKP, pelaku juga dicurigai melakukan pencurian mobil di wilayah Gerung, Lombok Barat.

Pada aksi tersebut, menurut pengakuan pelaku, dia melakukan bersama rekannya dengan inisial PWN, yang juga residivis pada kasus curanmor. Kini, bersama PTR, PWN pun diburu polisi.

a�?Kita sedang lakukan pengembangan ke arah sana,a�? tandas Arnawa.

Atas perbuatannya, Rico kini terancam dihukum maksimal 7 tahun penjara. Dia disangka dengan pasal 363 KUHP.A� (dit/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka