Ketik disini

Tanjung

Dua Jenazah Korban Bus Dipulangkan

Bagikan

TANJUNGA�– Dua jenazah korban kecelakaan bus travel yang terjatuh ke tebing di Dusun Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Sabtu (28/3) lalu sudah dipulangkan ke pihak keluarganya, kemarin (29/1). a�?Dua jenazah sudah dipulangkan tadi pagi,a�? ujar Kasatlantas Polres Lombok Utara Iptu Agus Pujianto pada Lombok Post, kemarin.

Untuk diketahui, bus travel dengan nomor polisi L 7018 LL berangkat dari Lombok International Airport (LIA) sekitar pukul 08.00 Wita. Bus akan mengantar 21 penumpang menuju Gili Trawangan. Sampai di jalan raya Dusun Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang tepatnya di tanjakan dekat hotel Amarsvati bus berhenti 10 meter dari ujung tanjakan. Tiba-tiba bus bergerak mundur. Diduga sopir tidak dapat mengendalikan bus sehingga terjatuh dan terguling ke tebing sebelah kiri jalan.

Akibat peristiwa ini, dua orang penumpang meninggal dunia atas nama Jajat Jatmika, 49 tahun dan Wawan Hermawan, 56 tahun. Keduanya sama-sama berasal dari Cirebon. Sementara belasan lainnya mengalami luka ringan dan luka berat seperti patah tulang termasuk sopir bus dan seorang guide.

Dijelaskan Agus, korban lainnya saat ini masih dirawat di Mataram. Sebagian besar korban dirawat di RS Bhayangkara sebanyak 13 orang, dua orang lain di RSUP NTB, dan satu orang di RSUD Kota Mataram. Saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan terkait kecelakaan ini. a�?Sudah ada enam orang yang diminta keterangan, ini dari pihak korban semua,a�? ungkapnya.

Selain meminta keterangan dari korban, kepolisian juga akan meminta keterangan dari pemilik travel dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengecek kelayakan bus tersebut.

Pihaknya juga akan meminta keterangan dari saksi yang berada di lokasi saat perisitiwa terjadi. Untuk melengkapi penyelidikan, polisi juga sudah melakukan olah TKP. a�?Untuk kelayakan bus kita harus minta keterangan ahli dalam hal ini Dishub,a�? katanya.

Polisi juga sudah mengumpulkan barang bukti untuk kepentingan penyelidian seperti buku KIR, SIM A milik sopir bus atas nama I Putu Wirya Gandhi. a�?Sopir juga akan kita mintai keterangan. Sekarang yang bersangkutan masih dirawat karena menderita luka-luka juga,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka