Ketik disini

Headline Tanjung

Pemerintah Hanya Gertak Sambal

Bagikan

TANJUNG – Sampai kemarin, rencana penertiban kapal cepat dari Bali ke tiga gili yang digaungkan Pemkab Lombok Utara dan Pemprov NTB belum juga terealisasi. Hal ini pun dinilai DPRD Lombok Utara hanya sebagai gertak sambal yang dilontarkan pemerintah kepada pelaku wisata. Khususnya penyedia jasa kapal cepat. a�?Pemerintah terkesan hanya mau menakut-nakuti saja,a�? ujar Ketua Komisi II DPRD Lombok Utara Tusen Lasima pada Lombok Post, kemarin (29/1).

Ditambahkan, jika memang pemerintah benar-benar berniat melakukan penertiban kapal cepat seharusnya dipersiapkan terlebih dulu fasilitas yang ada. Apalagi saat ini kondisi di pelabuhan Bangsal masih belum layak untuk dijadikan pintu masuk bagi kapal cepat ini. a�?Kondisi di Bangsal tidak memenuhi syarat sekarang. Harapan kita sih sesuaikan di Teluk Nare,a�? katanya.

Menurut Tusen, sebelum menggembor-gemborkan rencana penertiban seharusnya pemerintah juga harus mengajak pengusaha kapal cepat berdiskusi mencari jalan terbaik. Jangan sampai sudah tersebar beritanya, tetapi tidak ada realisasinya. Ini menimbulkan kesan pemerintah hanya mengancam saja.

a�?Mereka juga punya izin resmi jadinya harus bertemu mencari langkah terbaik. Saya pikir kalau benar-benar bertemu pasti lahir kesepakatan bersama yang menguntungkan semua pihak,a�? tandasnya.

Politisi PDIP ini menilai, untuk itu ke depan pihaknya berharap pelabuhan Bangsal dan Teluk Nare bisa dimanfaatkan dengan baik. Di mana Bangsal bisa digunakan untuk bongkar muat barang dan Teluk Nare untuk penumpang.

Selain itu, jika wacana mengalihkan kapal cepat dari Bali ke Teluk Nare terealisasi pemerintah juga harus memerhatikan aspek keamanan dan kenyamanan wisatawan. Misalnya saja faktor keamanan di boat-boat kecil. Karena hampir semuanya belum memenuhi standar dengan tidak tersedianya alat penyelamat dan kerap mengangkut penumpang melebihi kapasitas.

a�?Kita harus punya standar keamanan. Jangan sampai kalau ada apa-apa kita disorot dunia internasional ketika kita belum siap mengalihkan tetapi sudah nekat mengalihkan,a�? pesannya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka