Ketik disini

Headline Sportivo

Asprov PSSI Kembali Didesak Gelar Musdalub

Bagikan

MATARAMA�– Dorongan Asosisasi Kota (Askot) PSSI Mataram dan pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI mendorong pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub). Karena, kepengurusan Asprov PSSI NTB setelah ketuanya Zaini Aroni tersandung kasus hukum dianggap mati suri.

a�?Sekarang yang menjalankan program hanya sekretarisnya saja,a�? kata ketua tim pelaksanaan Musdalub H Sarpan, kemarin (30/1).

Saat ini, organisasi olahraga sepak bola itu hanya digerakkan oleh sekretaris Asprov PSSI NTB Muhazam. Sementara plt Ketua Asprov PSSI NTB tidak pernah aktif dalam kepengurusan.

a�?Saya anggap Asprov PSSI NTB sekarang ini mati suri,a�? ujarnya.

Keadaan itu memperburuk pelaksanaan event turnamen sepak bola di daerah. a�?Semuanya harus dibenahi dari sekarang,a�? tegasnya.

Sarpan mengatakan, sebagian Askab/Askot belum melaksanakan Musda dikarenakan kepengurusan Asprov PSSI NTB masih amburadul. Bagaimana tidak, sambung dia, untuk melaksanakan turnamen dari pusat saja, mereka tidak melibatkan Askab/Askot. a�?Mereka jalan sendiri,a�? jelasnya. a�?Bagaimana mau Askab/Askot musda kalau kondisi kepengurusan asporv saja tidak jelas,a�? ujarnya.

Seharusnya, kata dia, Asprov PSSI NTB berpikir cerdas dengan kondisi saat ini. a�?Ayolah disegerakan Musdalub,a�? jelasnya.

Sementara itu, Sekrtaris Askot PSSI Mataram Hamdi juga merasakan bagaimana amburadulnya kepengurusan Asprov PSSI NTB. Koordinasi untuk melaksanakan event sepak bola tersendat. a�?Sudah saatnya Asprov PSSI NTB melaksanakan Musda,a�? ujarnya.

Menurutnya, jika roda organisasi dijalankan satu orang saja, otomatis programnya tidak akan bisa optimal. a�?Kasihan Muhazam bila berjalan sendiri,a�? ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, banyak agenda yang akan dilaksanakan beberapa bulan kedepan. Pertama mempersiapkan Divisi Utama, Liga Nusantara, Piala Kemenpora, Liga nasional U-17, dan Piala Suratin.a�?Sudah saatnya kita saling merangkul,a�? ajaknya.

Hamdi mengatakan, SK kepengurusan Asprov PSSI NTB berakhir Februari. Itu seharusnya menjadi peluang untuk dilaksanakan Musda. a�?Berdasarkan surat di SK itu kepengurusan Asprov berakhir Februari,a�? terangnya.

Terpisah,Sekretaris Asprov PSSI NTB Muhazam mengatakan, meski dianggap jalan sendiri, namun pihaknya masih mampu menjalankan program Asprov selama ini.

a�?Buktinya kita sudah jalankan liga nusantara, piala suratin, dan turnamen lainnya,a�? jelas dia.

Terkait dengan dorongan pelaksanaan Musdalub, dia menegaskan, tidak ada dasar hukumnya. Dia kembali menegaskan Musdalub tidak dapat dilaksanakan.

a�?Dasar hukum untuk melaksanakan Musdalub tidak ada,a�? tegasnya.

Muhazam tidak menampik jika SK kepengurusan Aprov PSSI NTB akan berakhir atau mati 4 Februari ini. Tapi kalau merujuk dari pelaksanaan Musdalub kala itu, maka SK kepengurusan akan berakhir Desember nanti.

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat itu Asprov PSSI NTB melaksanakan Musda itu pada Desember 2013. Berdasarkan aturan, masa kepengurusan akan berakhir selama empat tahun.

a�?Jadi, masa kepengurusan Asprov akan berakhir pada Desember 2017, bukan Februari,a�? jelasnya.

Disisi lain, dia berharap Askot/Askab bisa segera melaksanakan Muskab/Muskot untuk memperbaharui SK kepengurusannya.(arl/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka