Ketik disini

Metropolis

Pemburu Eselon II Bermunculan

Bagikan

MATARAM – Jelang berakhirnya masa pendaftaran peserta seleksi jabatan pejabat tinggi pratama, para pemburu eselon IIB mulai bermunculan. Sempat malu-malu di awal pendaftaran, hingga siang kemarin atau sehari jelang batas pendaftaran, 12 pelamar tercatat memasukkan berkas.

“Lonjakannya lumayan,a�? kata Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Taufik Priyono, kemarin (30/1).

Salah satu pejabat yang tampak datang siang kemarin adalah Kabag Umum Baiq Nelly Kusumawati. Dia mendaftar untuk posisi Kepala Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Mataram. a�?Iya mau daftar, wartawan ini tahu saja saya mau kemari,a�? selorohnya.

Selain itu, Camat Mataram Amran M Amin juga tampak memasukkan proposal dihari yang sama. Ia mendaftar untuk posisi Kadis Pemuda dan Olahraga (Pora).

Selain dirinya, Mansur, Kabag Hukum juga sudah mendaftar untuk posisi yang sama. a�?Sejak dulu saya suka olahraga,a�? jawabnya santai.

Ditambahkan Taufik Priyono, dari 10 posisi yang kini kosong, hingga siang kemarin hanya satu yang masih sepi peminat. Satu posisi itu adalah Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan. Selebihnya sudah ada yang mendaftar, setidaknya satu orang.

“Besok (hari ini, Red) pendaftaran ditutup jam dua siang,a�? ujarnya.

Karena masih menyisakan satu hari lagi, ia memprediksi lonjakan akan kembali terjadi pada detik-detik jelang penutupan. Secara aturan, setiap posisi harus diisi pendaftar minimal empat orang.

Artinya, untuk 10 posisi seharusnya paling tidak ada 40 pendaftar. Untuk posisi yang pendaftarnya kurang dari empat orang, mekanisme mengatur perpanjangan masa pendaftaran. a�?Sepertinya masih pada melengkapi berkas,a�? sambungnya.

Terpisah Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito mengatakan setelah pendaftaran ditutup, baru pihaknya akan melakukan evaluasi. Selanjutnya 1 Februari, pengumuman siapa-siapa saja yang lulus seleksi awal bakal dilakukan.A� a�?Mereka yang lulus, ya ke tahap selanjutnya,a�? ujar Eko.

Presentasi makalah, pendalaman kemampuan, termasuk mendengarkan pemaparan visi dan misi adalah rangkaian tes yang juga harus dilalui para pemburu eselon IIB. Mereka dituntut mampu menunjukkan kapasitas serta grand design rencana pengembangan dinas atau badan tempatnya bertugas jika nantinya terpilih. “Tentu saja kita akan pilih yang terbaik,a�? pungkasnya.

Terpisah, Pengamat Komunikasi Politik dan Pemerintahan Kadri mengatakan, minimnya jumlah pejabat yang mendaftar di JPTP Kota Mataram bisa karena dua hal. Pertama, kepercayaan pejabat pada kepala daerah. Lalu yang kedua, erat kaitannya dengan Pilgub 2018.

“Idealnya memang seleksi seperti ini, tidak perlu ada kekhawatiran. Tetapi kalau ini disebut sebagai ada indikasi ketidak percayaan pejabat pada pemerintah, saya fikir sah-sah saja,a�?A� kata Kadri.

Lunturnya kepercayaan pejabat Pemkot, tentu bisa muncul dari isu yang berkembang tentang nama-nama yang sebenarnya sudah dapat jatah. Sementara, pansel hanya formalitas belaka untuk memenuhi tuntutan regulasi.

Beberapa pejabat mungkin sudah terlanjur termakan kabar ini. Sehingga apapun bentuk statement dan jaminan kepala daerah bahwa seleksi akan berlangsung obektif, tetap tidak digubris.

a�?Sekarang ada jaminan tidak bahwa, proses ini bisa berlangsung objektif sesuai dengan hasil pansel? Toh otoritas keputusan tertinggi tetap ada pada kepala daerah,a�? sambung Kadri.

Jika saja isu transaksional ini bisa di counter dengan baik oleh kepala daerah atau tim pansel, tentu para pejabat pasti mau bertarung secara sehat.

Apa iya, jabatan JPTP yang sangat menggiurkan hanya diminati segelintir orang? Rasa-rasanya menurut Kadri itu tidak masuk akal. Sementara di tempat atau daerah lain, seleksi bisa berlangsung dinamis dengan sehat.

a�?Bagaimana bisa mendapatkan pejabat yang kompeten, kalau seleksi tidak dilakukan secara objektif?a�? kritisnya.

Tidak ada asap kalau tidak ada api. Kepercayaan pejabat luntur, tentu karena ada isu-isu yang berkembang di dalam pemerintahan begitu liar tanpa bisa dikendalikan. “Lalu yang kedua, ini bisa (diperkuat) karena ada kaitannya dengan Pilgub,a�? terangnya.

Beberapa nama yang telah diploting Ahyar adalah mereka yang memang menjanjikan bagi kekuatan politik Ahyar meraih kursi NTB 1. Maka persoalan seleksi JPTP semakin krodit dan sulit diubah.

Para pejabat yang telah terpilih adalah mereka yang di atas kertas dinilai akan banyak membantu Ahyar meraih dukungan suara di kantong-kantong lawan politik. a�?Terlepas dari itu, saya fikir di sinilah tugas pansel. Mampukah mereka meyakinkan jika tugas mereka memang akan jadi acuan kepala daerah dalam menentukan para pembantu-pembantunya,a�? tandasnya.

Suara-suara sumbang dan tidak percaya akan proses Pansel juga ditangkap Lombok Post. Beberapa pejabat yang enggan diungkapkan identitasnya menyebut pansel 2017 hanya formalitas belaka.

a�?Pemenangnya sudah ditentukan,a�? jawab salah seorang pejabat.

Bahkan nama-nama pejabat itu sudah dirincikan. Mereka dikatakan akan mendaftar secara terpisah di posisi-posisi lowong JPTP Kota Mataram.

a�?Pansel menghabiskan anggaran Rp 200 juta, berarti terdapat pemborosan APBD,a�? ketusnya. (yuk/zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka